Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 22 Des 2024 18:02 WIB ·

Khaul Kyai Abu Na’im, Wariskan Nilai Luhur di Dukuh Pengampon


					Khaul Kyai Abu Na’im, Wariskan Nilai Luhur di Dukuh Pengampon Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] – Suasana khusyuk menyelimuti Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, saat warga setempat menggelar peringatan khaul Kyai Abu Na’im Bin Hamzah pada Sabtu malam, 21 Desember 2024. Acara yang berlangsung di Aula Baitun Na’im, rumah sekaligus pusat dakwah Kyai Abu Na’im, ini menjadi momen refleksi atas jasa besar sang ulama dalam menyebarkan Islam di wilayah tersebut.

Sejak selepas Isya hingga larut malam, warga berduyun-duyun menghadiri acara yang diawali dengan pembacaan kitab suci dan doa bersama. Tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Izzudin semakin menghidupkan suasana. Dalam tausiyahnya, beliau menggarisbawahi keteladanan Kyai Abu Na’im sebagai sosok ulama yang alim, rendah hati, dan berdedikasi.

“Kyai Abu Na’im adalah panutan bagi kita semua. Beliau mengajarkan kita tentang pentingnya ilmu, akhlak, dan keikhlasan dalam beribadah,” ujar K.H. Izzudin.

Sumber Foto : mas slamet nur chamid warga sekitar
Warisan Luhur yang Tak Lekang oleh Waktu

Acara khaul ini bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga menjadi momen untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Kyai Abu Na’im. K.H. Muslim, Ketua Tokoh Masyarakat Dukuh Pengampon, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya melestarikan tradisi ini.

“Khaul ini adalah wujud penghormatan kita kepada beliau. Melalui acara ini, kita berharap dapat meneladani semangat beliau dalam membangun masyarakat yang beriman dan bertaqwa,” ujarnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Peringatan khaul ini juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda. Para pemuda diajak untuk terus belajar dari para ulama terdahulu dan menjaga warisan budaya Islam yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Suasana Keakraban dan Kebersamaan

Acara diakhiri dengan makan bersama, yang semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat jelas di wajah para peserta.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Darurat Kasus Kekerasan Seksual: Mengapa Jalur Damai Melanggar UU TPKS?

4 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Menggugat Alarm Mitigasi dari Hulu Nagari

2 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Trending di SOSBUD