Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp1.153.000.000 dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Bantuan simbolis tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernuran, Kota Padang, Minggu (21/12/2025).
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh pemerintah dan masyarakat Kepulauan Riau. Menurutnya, dukungan ini merupakan suntikan semangat bagi warga Sumbar yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir bandang.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita di lokasi bencana,” ujar Mahyeldi.
Tiga Prioritas Pemulihan Pascabencana
Mahyeldi menjelaskan bahwa saat ini Sumatera Barat tengah bertransisi dari penanganan darurat menuju fase rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon). Pemprov Sumbar telah menetapkan tiga prioritas utama agar aktivitas masyarakat kembali normal, yaitu:
- Pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
- Perbaikan infrastruktur dasar untuk memulihkan aksesibilitas.
- Pemulihan fasilitas publik guna menjamin pelayanan masyarakat tetap berjalan.
Untuk mendukung langkah tersebut, Pemprov Sumbar kini sedang menyusun landasan hukum yang kuat. Hal ini dilakukan agar seluruh proses pembangunan kembali fasilitas dan hunian berjalan transparan, terukur, serta tidak menimbulkan permasalahan hukum di masa depan.
Wujud Solidaritas “Kepri Peduli”
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyebutkan bahwa bantuan ini dihimpun melalui program “Kepri Peduli”. Dana tersebut berasal dari berbagai elemen, mulai dari kas daerah, lembaga zakat, hingga donasi mandiri warga Kepulauan Riau.
Rincian bantuan yang diserahkan meliputi:
- Pemerintah Provinsi Kepri: Rp500 juta.
- BAZNAS Kepri: Rp200 juta.
- Donasi masyarakat umum Kepri: Rp400 juta.
- Donasi masyarakat Kabupaten Lingga: Rp53 juta.
“Kehadiran kami membawa amanah dan kepedulian masyarakat Kepri. Kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga bantuan ini mempercepat pemulihan dan masyarakat terdampak senantiasa diberikan kekuatan,” tutur Nyanyang.
Sinergi antarpemerintah daerah ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif dalam penanganan bencana nasional, memastikan bahwa daerah yang terdampak tidak berjuang sendirian dalam menghadapi masa sulit.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.