Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 12 Agu 2024 08:50 WIB ·

Kepala Desa, Sejatinya Pahlawan dalam Perang Melawan Stunting


					Kepala Desa, Sejatinya Pahlawan dalam Perang Melawan Stunting Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius di Indonesia. Namun, tahukah kamu bahwa kepala desa memiliki peran penting dalam mengatasi masalah ini?

Dalam sebuah diskusi yang melibatkan para pemimpin desa dan para ahli, terungkap bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi stunting. Kepala desa, sebagai pemimpin di tingkat paling bawah, dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan gizi anak di wilayahnya.

“Stunting tidak hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi dan sosial,” ujar Dr. Ivanovic Agusta, Kepala BPI Kementerian Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi. “Dengan mengatasi stunting, kita sedang membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.”

Apa yang bisa dilakukan kepala desa?
  • Perencanaan yang matang: Melibatkan isu stunting dalam perencanaan pembangunan desa.
  • Anggaran yang memadai: Mengalokasikan anggaran desa untuk program-program gizi dan kesehatan.
  • Kemitraan yang kuat: Bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti puskesmas, organisasi masyarakat, dan sektor swasta.
  • Edukasi masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan praktik hidup bersih.
  • Partisipasi aktif: Melibatkan masyarakat dalam mengambil keputusan dan melaksanakan program-program.
Mengapa stunting harus kita perangi?

Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki kemampuan belajar yang lebih rendah, daya tahan tubuh yang lemah, dan risiko terkena penyakit kronis lebih tinggi di masa dewasa. Stunting juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Apa yang bisa kamu lakukan?

Meskipun kamu bukan kepala desa, kamu tetap bisa berkontribusi dalam upaya penurunan stunting. Misalnya, dengan menyebarkan informasi tentang gizi seimbang melalui media sosial, mengajak teman-teman untuk hidup sehat, atau mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan stunting.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM