Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 9 Mei 2023 00:07 WIB ·

Kelulusan 100 Persen SMK Ma’arif Banyumas Redam Konvoi Negatif


					Kelulusan 100 Persen SMK Ma’arif Banyumas Redam Konvoi Negatif Perbesar

Pringsewu, Lampung [DESA MERDEKA] – Langkah cerdas diambil SMK Ma’arif Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Guna menyiasati aksi hura-hura dan coret-coret seragam yang kerap meresahkan warga desa, pihak sekolah langsung menggelar prosesi wisuda begitu seluruh siswa kelas 12 dinyatakan lulus 100 persen.

Sebanyak 209 siswa SMK Ma’arif Banyumas tercatat lulus total setelah menuntaskan seluruh rangkaian asesmen sekolah. Wisuda yang digelar di Aula Gedung B sekolah setempat ini sengaja dilangsungkan demi meminimalisasi kegiatan negatif yang berpotensi merusak nama baik lingkungan dan almamater.

Kepala SMK Ma’arif Banyumas, Kholid Makmun, menegaskan bahwa tradisi pelepasan instan ini merupakan agenda tahunan. Pada kelulusan kali ini, pihak sekolah mengusung tema filosofis Jawa, “Ngunduh Wohing Pakerti”—yang berarti memetik buah dari apa yang telah ditanam.

“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang sudah melancarkan masa pendidikan, sekaligus langkah konkret kami meredam euforia negatif anak-anak,” ujar Kholid Makmun.

Langkah preventif sekolah di pekon (desa) ini mendapat apresiasi penuh dari Ketua PC IPNU Pringsewu, Fiki Panca. Di hadapan para wali murid dan tokoh desa, Fiki mengingatkan bahwa kualitas pemuda adalah tolok ukur kemajuan bangsa. Ia meminta para lulusan baru ini untuk langsung fokus menatap masa depan, baik melangkah ke perguruan tinggi, mendaftar TNI/Polri, maupun berwirausaha.

Suasana khidmat kelulusan 100 persen SMK Ma’arif Banyumas ini juga disaksikan langsung oleh jajaran aparat pekon, tokoh agama, perwakilan Polsek Sukoharjo (Kasubsektor Banyumas), serta kepala sekolah tingkat pertama setempat. Tradisi wisuda langsung ini terbukti efektif menjaga kedamaian ruang publik desa dari polusi suara konvoi kelulusan sepihak.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjemput Mimpi Bocah Krian di Tengah Kepungan Industri

12 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Nestapa Sekolah Inklusi Sumbar: Angka Melejit, Fasilitas Terjepit

9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

80 Pelajar SMA Padang Ikuti Latihan Menulis Literasi

2 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Guru Samarinda Dilatih Menangkal Penipuan Finansial Digital

23 September 2026 - 23:37 WIB

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan

22 September 2026 - 10:45 WIB

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Trending di PENDIDIKAN