Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 20 Jan 2026 17:58 WIB ·

Karangjaya Rancang Masa Depan: Aspirasi Warga Jadi Skala Prioritas


					Karangjaya Rancang Masa Depan: Aspirasi Warga Jadi Skala Prioritas Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, membuktikan bahwa pembangunan hebat tidak dimulai dari meja pejabat, melainkan dari suara warga di aula desa. Pada Selasa (20/1/2026), Pemerintah Desa Karangjaya resmi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan strategi “jemput bola” untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara menyentuh kebutuhan akar rumput.

Fokus utama pembangunan Desa Karangjaya ke depan bergeser pada tiga pilar strategis: digitalisasi pelayanan publik, penguatan ekonomi mandiri, dan infrastruktur dasar berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk merespons tantangan zaman yang menuntut desa lebih mandiri dan kompetitif.

Musrenbangdes: Demokrasi di Level Terkecil
Kepala Desa Karangjaya, Saan Sahroni, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah harga mati dalam perencanaan pembangunan. Ia menekankan bahwa usulan yang lahir dari rahim masyarakat jauh lebih efektif daripada program yang bersifat top-down.

“Musrenbangdes ini adalah wadah kita bersama. Saya ingin setiap usulan yang muncul benar-benar murni kepentingan kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga, bukan kepentingan segelintir pihak,” tegas Saan Sahroni dalam sambutannya di hadapan tokoh masyarakat dan pemuda.

Sinergi dan Pengawalan Keamanan
Keunikan pembangunan di tingkat desa adalah kuatnya aspek gotong royong. Hal ini terlihat dengan kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga mengawal transparansi anggaran.

Serka Yanto, Babinsa Desa Karangjaya dari Koramil 11/Pebayuran, menyatakan komitmen TNI dalam mendukung program yang telah disepakati. “Kami hadir untuk memastikan usulan pembangunan sesuai kebutuhan warga dan pelaksanaannya nanti berjalan aman tanpa hambatan teknis di lapangan,” ungkapnya.

Menuju Desa Karangjaya 2027
Forum yang berlangsung partisipatif ini ditutup dengan penetapan usulan prioritas. Dengan dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur kecamatan, hingga pendamping desa, Karangjaya optimis anggaran tahun 2027 akan menjadi lompatan besar bagi ekonomi lokal.

Sinergi antara pemerintah desa dan warganya diharapkan mampu mengubah wajah Karangjaya menjadi desa yang tidak hanya mandiri secara infrastruktur, tetapi juga kuat secara sosial dan ekonomi di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Diduga Beda Nama, Ijazah Balon Kades Karangsegar Dipersoalkan

19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Trending di KABAR DESA