Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 4 Mar 2025 19:51 WIB ·

Kakek Ajudan PDRI: Safari Ramadan Wagub Sumbar di Masjid Bersejarah


					Kakek Ajudan PDRI: Safari Ramadan Wagub Sumbar di Masjid Bersejarah Perbesar

Wagub Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Masjid Kenangan, Peninggalan Syafruddin Prawiranegara

Limapuluhkota, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriah Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, di Masjid Tazkir Bela Negara, Limapuluh Kota, memiliki ikatan sejarah yang sangat personal dan mendalam. Masjid bersejarah ini pernah menjadi persinggahan Syafruddin Prawiranegara, tokoh nasional yang memimpin Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Lebih dari sekadar situs sejarah, kakek Vasko Ruseimy, Abdul Majid, ternyata adalah ajudan setia Syafruddin Prawiranegara selama masa perjuangan.

Momen haru tersebut disampaikan Vasko Ruseimy saat memberikan sambutan di masjid yang terletak di Jorong Aie Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, pada Senin (3/3/2025).

“Hadir di sini, para pengurus masjid yang luar biasa semangatnya, ghirah-nya semakin membara. Nama masjid ini adalah Masjid Kenangan,” ungkap Vasko. “Inyiak (kakek) saya merupakan ajudan Syafruddin Prawiranegara, ini yang menjadi kenangan bagi saya,” tambahnya, menegaskan koneksi erat antara keluarganya dengan tempat bersejarah tersebut.

Masjid Tazkir: Tempat Salat Subuh Pemimpin PDRI
Masjid Tazkir Bela Negara memiliki nama yang unik. Nama “Tazkir” yang berarti “kenangan” diberikan langsung oleh Syafruddin Prawiranegara. Menurut pengurus masjid, nama itu diberikan karena Syafruddin sejak belia selalu menunaikan salat Subuh di masjid tersebut.

“Memang di Indonesia, hanya masjid ini yang memiliki nama unik, Masjid Kenangan,” jelas salah satu pengurus masjid, menyoroti nilai historisnya sebagai satu-satunya masjid dengan nama unik yang diberikan langsung oleh pemimpin negara darurat.

Vasko Ruseimy menjadikan kunjungan ke masjid ini sebagai titik awal agenda Safari Ramadan 1446 H-nya. Ia berharap agar masjid bersejarah ini dapat segera rampung direhabilitasi, rapi, dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh jemaah. Harapan tersebut diiringi dengan penyerahan bantuan rehabilitasi senilai Rp25 juta kepada pengurus masjid.

“Saya merasakan aura persaudaraan di masjid ini, dan berharap masjid ini bisa segera rampung, rapi, dipakai serta dinikmati jemaah,” ujar Vasko usai menyerahkan bantuan.

Jejak Syafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat
Syafruddin Prawiranegara (1911-1989) dikenal sebagai negarawan, ekonom ulung, dan pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan serta Gubernur Bank Indonesia pertama. Meskipun lahir di Banten, Syafruddin memiliki hubungan erat dengan Sumatera Barat.

Pada tahun 1948, ia ditugaskan oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta ke Bukittinggi, yang kemudian mengantarnya memimpin PDRI saat Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Keterkaitan pribadinya semakin kuat setelah ia menikah dengan Tengku Halimah Syehabuddin, keturunan Raja Pagaruyung. Selama era PRRI, keluarganya juga turut berjuang dan bergerilya bersamanya di ranah Minang.

Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Camat, Wali Nagari, Anggota DPRD, dan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi, menjadikan masjid ini optimal sebagai tempat ibadah sekaligus pengingat penting akan sejarah perjuangan bangsa di Limapuluh Kota.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Trending di RAGAM