Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

IPTEK · 8 Feb 2025 20:53 WIB ·

Kader Nagari Digital se-Sumatera Barat Dilatih Menulis Berita dengan Bantuan AI


					<em>copilot designer ai generative</em> Perbesar

copilot designer ai generative

Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Kader Nagari Digital se-Sumatera Barat, terutama yang berasal dari lebih dari 30 anggota nagari digital binaan Politeknik Negeri Padang, mengikuti pelatihan virtual bertajuk “Menulis Berita Gak Pake Ribet dengan AI” pada Sabtu (8/2/2025) melalui platform Zoom Meeting. Pelatihan ini merupakan bagian dari program membangun desa yang mendukung Program Asta Cita Presiden RI.

Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM Asean Eng, Ketua Pusat Pengembangan dan Pembangunan Desa/Nagari, bertindak sebagai narasumber utama dalam pelatihan ini. Ia memaparkan materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam menulis berita secara lebih efisien dan efektif. Topik ini sangat relevan dalam era digital saat ini, di mana AI semakin banyak digunakan di berbagai bidang.

Seluruh peserta mendapatkan pengenalan dasar-dasar AI. Yuhefizar menjelaskan bahwa AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer atau mesin melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti mengenali pola, belajar dari pengalaman, atau mengambil keputusan. Ia juga menjelaskan perbedaan antara AI, Machine Learning, dan Deep Learning.

Dalam kehidupan sehari-hari, Yuhefizar juga membahas manfaat dan tantangan AI. Contohnya, AI dapat digunakan dalam diagnosis penyakit, analisis gambar medis, dan pengembangan obat baru di bidang kesehatan. Namun, tantangan seperti privasi dan keamanan data, serta potensi kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi, juga perlu diperhatikan.

Materi inti pelatihan disampaikan dengan mengacu pada konsep 5W + 1H, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anggota nagari digital dalam menulis berita dengan bantuan teknologi AI.

“Pentingnya konsep 5W + 1H dalam menulis berita, yaitu Who (Siapa), What (Apa), When (Kapan), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). Konsep ini sangat penting untuk memastikan berita yang ditulis lengkap dan informatif,” kata Yuhefizar.

Dalam pelatihan juga dibahas mengenai Prompt Engineering, yaitu teknik memberikan instruksi secara jelas kepada AI agar dapat menghasilkan output yang optimal.

Testimoni Peserta

Salah satu peserta, Ali Akbar, aktivis dari Nagari Guguk Kuranji Hilir, memberikan testimoni positif tentang pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat dan membantu peserta memahami cara menggunakan AI untuk menulis berita dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas.

Peserta lainnya, Cintya, dari Nagari Situmbuak, menyatakan bahwa narasumber menyampaikan materi dengan sangat jelas dan mudah dipahami. Ia kini merasa lebih percaya diri dalam menggunakan AI untuk keperluan jurnalistik dan berharap dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pekerjaannya sehari-hari di Nagari.

Harapan untuk Peningkatan Kemampuan

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Padang, Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Nusantara, dan Badan Kejuruan Informatika Persatuan Insinyur Indonesia ini, menjadi pelatihan yang sangat strategis.

“Ini penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat luas akurat, faktual, dan mudah dipahami,” pungkas Yuhefizar.

Secara keseluruhan, pelatihan “Menulis Berita Gak Pake Ribet dengan AI” tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia jurnalistik. Dengan AI, penulisan berita menjadi lebih efisien, efektif, dan tetap berkualitas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Digitalisasi Desa Krandegan: Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Solusi Nasional

15 Januari 2026 - 18:33 WIB

Mendes Yandri: Atlet Esports Desa Berpotensi Tembus Pasar Global

13 Januari 2026 - 18:47 WIB

Bus Esports Desa: Cara Mendes Yandri Ubah Hobi Jadi Cuan

8 Januari 2026 - 18:07 WIB

Teknologi Plasma Ozon Jamin Sayur Dapur SPPG Bebas Bakteri

23 Desember 2025 - 06:00 WIB

Internet Ilegal Bekasi: Speed Test Ungkap Satu IndiHome Dibagi

14 Desember 2025 - 18:52 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Melaju Cepat: Akankah Desa Menjadi Pelaku atau Sekadar Pasar?

13 Desember 2025 - 15:28 WIB

Trending di IPTEK