Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Mar 2026 21:29 WIB ·

Jembatan Merdeka: Saksi Bisu Aksi Nyata Insan Pers


					Jembatan Merdeka: Saksi Bisu Aksi Nyata Insan Pers Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Sorot mata Mutia (47) tampak berkaca-kaca saat menerima paket makanan kecil di tepi Jembatan Merdeka, Desa Sumbersari, Jumat sore (6/3/2026). Warga Pebayuran ini adalah satu dari ratusan orang yang merasakan kehangatan di tengah hiruk-pikuk lalu lintas menjelang berbuka. Sore itu, Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) membuktikan bahwa peran wartawan melampaui sekadar mengetik berita; mereka hadir untuk berbagi rasa.

Sebanyak 1.000 paket takjil ludes dibagikan kepada pengendara dan pekerja yang masih terjebak di perjalanan. Melalui tajuk “Mencari Ridho dan Berkah Ilahi”, para kuli tinta yang biasanya sibuk mengejar narasumber, kini turun ke jalan untuk mengejar keberkahan Ramadhan.

Sinergi di Balik Bungkus Takjil
Kegiatan ini bukan aksi tunggal. Kehadiran Kanit Intel Polsek Pebayuran, Aiptu Abdurahman, di tengah pengurus AKPERSI dari berbagai daerah seperti Karawang, Bogor, dan Bekasi, menciptakan pemandangan sinergi yang unik. Di sini, batas antara aparat, jurnalis, dan masyarakat melebur dalam semangat gotong royong.

Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pengabdian nyata. Senada dengan itu, Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, menekankan bahwa organisasi pers harus memiliki “wajah kemanusiaan”. Ia ingin memastikan bahwa kehadiran pers di tengah publik memberikan dampak sosial yang langsung dirasakan, bukan sekadar seremonial di balik meja redaksi.

Pesan Persaudaraan dari Tepi Jalan
Bagi masyarakat Desa Sumbersari, seribu paket takjil ini adalah simbol kepedulian. Aiptu Abdurahman mengapresiasi langkah ini sebagai teladan bagi organisasi lain untuk menjaga kesejukan suasana di bulan suci.

Kehangatan yang tercipta di Jembatan Merdeka sore itu mengirimkan pesan kuat: bahwa di tengah kerasnya arus informasi, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama bagi keluarga besar pers Indonesia.

(AKPERSI)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM