Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 20 Feb 2026 11:56 WIB ·

Jejak Peci Bung Karno di Masjid Padang Japang


					Jejak Peci Bung Karno di Masjid Padang Japang Perbesar

Limapuluh Kota, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Di balik dinding Masjid Raya Padang Japang, Nagari Tujuh Koto Talago, tersimpan rahasia besar tentang identitas nasional Indonesia. Masjid bersejarah ini bukan sekadar tempat sujud, melainkan saksi bisu saat ulama besar Syekh Abbas Abdullah menyerahkan sebuah peci tinggi kepada Soekarno pada Juni 1942. Momen itu menjadi titik balik bagi Sang Proklamator yang semula lekat dengan blangkon, beralih mengenakan peci hitam sebagai simbol perlawanan dan jati diri bangsa hingga akhir hayatnya.

Narasi sejarah yang kuat ini diangkat kembali oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, saat memimpin Tim Safari Ramadan 1447 H di masjid tersebut, Kamis (19/2/2026). Vasko menegaskan bahwa Masjid Padang Japang adalah jantung perjuangan Islam dan pendidikan yang pernah menjadi markas vital Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Dapur Perjuangan dan Intelektual
Padang Japang sejak era 1920-an telah dikenal sebagai kawah candradimuka bagi para pemikir Islam melalui Perguruan Darul Funun. Diasuh oleh dua ulama pembaharu, Syekh Abbas Abdullah dan Syekh Mustafa Abdullah, tempat ini menjadi pusat gravitasi intelektual yang berafiliasi dengan Sumatera Thawalib.

Vasko Ruseimy berharap kejayaan masa lalu Limapuluh Kota sebagai lumbung profesor dan alim ulama dapat memicu kebangkitan daerah di masa depan. “Semoga Limapuluh Kota bisa maju melebihi kabupaten lainnya, melahirkan pemimpin yang membawa bangsa ini menjadi besar di mata dunia,” harap Wagub muda tersebut.

Filosofi Air Jernih dan Ikan Jinak
Menyambut rombongan provinsi, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, mengutip pepatah kuno Minangkabau: “Aia nyo janiah, ikannyo jinak”. Pepatah ini menggambarkan alam Limapuluh Kota yang subur dengan masyarakat yang ramah, tulus, dan bersahabat.

Suasana harmonis antara rakyat dan pemimpin inilah yang menjadi modal sosial dalam membangun nagari. Bagi Ahlul, Safari Ramadan adalah ajang memperkuat kolaborasi pembangunan sekaligus momentum menyucikan jiwa dan memperkuat empati sosial di tengah masyarakat.

Merawat Warisan yang Sempat Runtuh
Sejarah Masjid Raya Padang Japang memang penuh liku. Pengurus masjid, Junaidi, menceritakan bahwa bangunan yang berdiri sejak 1942 ini sempat hancur akibat gejolak zaman sebelum akhirnya dibangun kembali secara bertahap melalui kucuran wakaf dan infak warga.

Kunjungan Tim Safari Ramadan kali ini membawa angin segar bagi upaya pelestarian situs bersejarah ini. Dukungan nyata mengalir dalam bentuk:

  • Hibah Pemerintah Provinsi Sumbar senilai Rp50 juta.
  • Bantuan CSR Bank Nagari senilai Rp10 juta.
  • Bantuan kemanusiaan Baznas untuk petugas masjid.
  • Wakaf 25 mushaf Al-Qur’an dan santunan untuk fakir miskin.

Bantuan ini diharapkan tidak hanya mempercantik fisik bangunan, tetapi juga menjaga marwah masjid sebagai monumen perjuangan iman dan kemerdekaan di Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Mulus Limau Manis: Syukuran Warga atau Lonceng Kematian Desa?

1 November 2026 - 00:04 WIB

Solusi Roda Tiga Pangkas Tani dan Karhutla Kapuas

29 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Jalur Tikus Transaksi Gelap Mengurung Ratusan Desa Sumbar

24 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Rentetan Krisis Hantam Sumbar, Perda Ketahanan Keluarga Diuji

19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Menantang Bukit Limau Manis, Jalan Fisika Padang Akhirnya Diaspal

19 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Jawab Warning KPK, Sumbar Rombak Aliran Anggaran Pascabencana

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Trending di KABAR PEMDA