Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 15 Mei 2025 09:42 WIB ·

Janji Gubernur Sumbar: Jalan Manggopoh-Padang Lua Mulus Bertahap


					<em>Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung proses perbaikan ruas jalan Manggopoh - Padang Lua di Pakan Sinayan, Kabupaten Agam, Rabu (14/5/2025). Perbaikan tahap awal fokus pada 2,2 kilometer jalan yang mengalami kerusakan terparah.</em> Perbesar

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung proses perbaikan ruas jalan Manggopoh - Padang Lua di Pakan Sinayan, Kabupaten Agam, Rabu (14/5/2025). Perbaikan tahap awal fokus pada 2,2 kilometer jalan yang mengalami kerusakan terparah.

Agam, Sumbar [DESA MERDEKA] Kabar gembira bagi para pengguna jalan yang kerap melintasi ruas Manggopoh – Padang Lua, Sumatera Barat. Gubernur Mahyeldi Ansharullah turun langsung untuk memastikan proses perbaikan jalan yang menjadi urat nadi penghubung penting tersebut berjalan sesuai rencana. Peninjauan dilakukan di Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, pada Rabu (14/5/2025).

Ruas jalan sepanjang 6,5 kilometer ini memang menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar). Kerusakan parah yang dialami, terutama setelah musibah banjir bandang yang melumpuhkan jalur utama Padang – Bukittinggi via Lembah Anai awal tahun lalu, menjadikan jalan Manggopoh – Padang Lua sebagai jalur alternatif utama. Konsekuensinya, volume kendaraan yang melintas meningkat drastis, tak jarang dengan muatan berlebih, memperparah kondisi jalan yang sudah ada.

Dalam peninjauannya, Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa perbaikan tahap awal ini difokuskan pada titik-titik kerusakan terparah sepanjang 2,2 kilometer. Pekerjaan ini ditangani langsung oleh Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar. “Tahap awal ini kita fokuskan untuk pengerjaan ruas jalan yang kerusakannya dinilai paling parah dulu. Total panjangnya sekitar 2,2 Kilometer,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Lantas, bagaimana dengan sisa 4,3 kilometer jalan lainnya? Gubernur Mahyeldi memberikan kepastian bahwa perbaikan akan terus berlanjut secara bertahap. Namun, ia juga menekankan bahwa kelanjutan perbaikan ini akan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran Pemprov Sumbar. “InsyaAllah itu akan kita lanjutkan secara bertahap, sesuai dengan ketersediaan anggaran,” tegasnya.

Kondisi jalan Manggopoh – Padang Lua memang memprihatinkan. Bukan hanya badan jalan yang berlubang dan retak, tetapi bahu jalan pun tak luput dari kerusakan akibat tingginya beban kendaraan yang melintas pasca putusnya jalur Lembah Anai. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan.

Di tengah upaya pemerintah untuk memulihkan kondisi infrastruktur ini, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Ia berharap peran aktif warga dalam menjaga kemantapan jalan setelah perbaikan selesai dilakukan. Salah satu cara sederhana namun efektif adalah dengan menjaga kebersihan drainase di sisi jalan. “Jangan sampai jalan ini kembali rusak setelah diperbaiki akibat genangan air karena drainase yang tidak lancar. Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat untuk itu,” pungkas Mahyeldi, berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjaga kualitas jalan untuk jangka panjang. Perbaikan jalan Manggopoh – Padang Lua ini menjadi angin segar bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian di wilayah tersebut, meski pengerjaannya dilakukan secara bertahap.( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN