Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 21 Apr 2023 10:29 WIB ·

Jamaah Muhammadiyah Sholat Ied, Pesan PDM OKU Bikin Adem


					Jamaah Muhammadiyah Sholat Ied, Pesan PDM OKU Bikin Adem Perbesar

Baturaja [DESA MERDEKA] – Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang merupakan warga Muhammadiyah, memadati sejumlah lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri 1444 Hijriah. Semangat kebersamaan dan kekhusyukan mewarnai pelaksanaan ibadah pagi ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik konsentrasi pelaksanaan Salat Id warga Muhammadiyah di sekitar Kota Baturaja. Masjid di Dusun Baturaja, Masjid Kampung Qouman Pasar Baru, Masjid Muhammadiyah Perumahan RS Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya, serta halaman Perguruan Muhammadiyah di Jalan Bindung Langit Lawang Kulon Baturaja menjadi pusat berkumpulnya ribuan jamaah.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) OKU, Prof. DR. Gribaldi, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pesan penting terkait perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri 1444 H. Menurutnya, perbedaan ini justru menjadi rahmat bagi umat Islam. Pasalnya, perbedaan ini mendorong umat untuk mengembangkan wawasan keagamaan serta memupuk sikap toleransi yang tinggi.

“Mudah-mudahan di tahun yang akan datang, kita semua dapat melaksanakan salat Id ini secara serentak di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia,” harap Prof. Gribaldi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perbedaan dalam menentukan hari raya tidak seharusnya menjadi bahan perbandingan yang menimbulkan perpecahan. Sebaliknya, umat Islam diajak untuk mengambil hikmah dari perbedaan tersebut. “Perbedaan ini juga jangan sampai dibesar-besarkan,” imbaunya.

Prof. Gribaldi juga menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan salat berjemaah di halaman Perguruan Muhammadiyah OKU. “Tidak terasa, bulan Ramadan yang penuh berkah telah meninggalkan kita semua. Pada hari yang berbahagia ini, kita merayakan Hari Raya Idulfitri. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran PDM OKU, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” jelasnya dengan tulus.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dalam menetapkan awal Ramadan maupun 1 Syawal, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggunakan metode Hisab. “Kita berharap perbedaan ini tidak perlu diperuncing. Cukup kita ambil makna positifnya,” ucap Prof. Gribaldi.

Pelaksanaan Salat Id di Halaman Komplek Perguruan Muhammadiyah Baturaja dipimpin oleh Marzuki, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Tampak hadir pula sejumlah tokoh penting dalam pelaksanaan salat tersebut. Di antaranya adalah Ketua DPRD OKU, Marjito Bahri; Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, Hendri Agustian, S.H.; Ketua KPU OKU, Naning Wijaya, S.T.; serta jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah OKU lainnya. (das)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Simalakama di Kaki Bromo: Saat Penegak Adat Dibui Hukum Negara

8 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Ironi Desa Budaya Bantul Antara Pelestarian Dan Birokrasi

7 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Trending di SOSBUD