Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 4 Apr 2023 04:57 WIB ·

Jaga Keamanan Desa Menjelang Lebaran, Perangkat Perketat Wajib Lapor


					<em>Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan keterangan pers didampingi Kapolda Jateng terkait kasus perampokan.</em> Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan keterangan pers didampingi Kapolda Jateng terkait kasus perampokan.

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Tragedi perampokan bersenjata di Desa Kaliwungu, Cilacap, menjadi alarm keras bahwa ketenangan pelosok desa bisa robek seketika. Menjelang mudik Lebaran, celah keamanan di tingkat rukun tetangga justru sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lintas provinsi untuk menyusup dan memetakan target.

Merespons ancaman nyata ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, langsung menginstruksikan seluruh perangkat desa untuk mengaktifkan kembali dan memperketat sistem pelaporan bagi orang asing atau pendatang yang bermalam. Langkah preventif ini dinilai krusial mengingat mobilitas masyarakat di area pedesaan melonjak tajam menjelang hari raya.

“Saya yakin masyarakat pasti mengenali siapa saja yang bermalam di lingkungannya. Oleh karena itu, pendataan dan pelaporan ini penting untuk menanggulangi berbagai masalah yang mungkin timbul,” tegas Taj Yasin di Markas Polda Jateng.

Apresiasi tinggi diberikan kepada jajaran kepolisian yang bergerak cepat pasca-kejadian di Cilacap. Tiga pelaku perampokan—Buwang, Sugiono, dan Iwan—berhasil diringkus di dua lokasi persembunyian yang jauh dari TKP, yakni di Pandeglang (Banten) dan Oku Timur (Sumatra Selatan). Meski para pelaku telah ditangkap, celah kelengahan di desa tidak boleh dibiarkan terbuka kembali.

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, menambahkan bahwa eskalasi potensi kejahatan selalu meningkat mendekati perayaan Idulfitri, terutama yang menyasar perputaran uang tunai di masyarakat. Sebagai langkah antisipasi konkrit, pihak kepolisian membuka layanan pengawalan gratis bagi warga desa maupun kota.

Masyarakat yang hendak mengambil uang dalam jumlah besar di bank atau mesin ATM diimbau tidak ragu meminta bantuan pengawalan dari aparat. Dengan sinergi antara pengetatan administrasi warga oleh perangkat desa dan kesigapan patroli kepolisian, stabilitas lingkungan diharapkan tetap terjaga sehingga warga desa dapat merayakan Lebaran dengan tenang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul

22 Mei 2026 - 17:31 WIB

Sepak Bola dan Asa Pemuda di Desa Mubur Anambas

22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Rapel 5 Bulan, BLT Dana Desa Balumbungan Cair Sekaligus

22 Mei 2026 - 10:32 WIB

Modal Nekat Setop Pabrik, Warga Menjelutung Nikmati SHU

22 Mei 2026 - 08:48 WIB

Trending di DESA