Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMDA · 21 Feb 2026 10:31 WIB ·

Iktikaf Gubernur Mahyeldi di Agam Pacu Semangat Syiar Masjid


					Iktikaf Gubernur Mahyeldi di Agam Pacu Semangat Syiar Masjid Perbesar

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Masjid Al Wustha Pulai Tangah mendadak riuh oleh antusiasme warga, Jumat (20/2/2026). Di tengah suasana sejuk Nagari Persiapan Sungai Jariah, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memilih melepas sekat birokrasi dengan berbaur bersama ratusan jemaah. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan untuk melakoni ritual ibadah iktikaf dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H.

Momen ini menjadi istimewa karena sang Gubernur memilih masjid di pelosok Lubuak Basuang sebagai titik penguatan ukhuwah. Tak datang dengan tangan hampa, Mahyeldi menyerahkan bantuan tunai Rp25 juta dan 20 mushaf Al-Qur’an. Stimulan ini diharapkan menjadi mesin penggerak agar kegiatan syiar keagamaan di Masjid Al Wustha semakin berdenyut kencang.

Ramadan Sebagai Fondasi Harmoni Sosial
Mahyeldi menekankan bahwa kekuatan Ranah Minang terletak pada fondasi masjid yang hidup. Baginya, kenyamanan fasilitas masjid berbanding lurus dengan kualitas ibadah masyarakat. “Bantuan ini adalah stimulan agar masjid memiliki fasilitas yang lebih baik dalam mendukung syiar Islam,” ungkap Mahyeldi di depan jemaah yang memenuhi ruangan hingga teras.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, mantan Wali Kota Padang ini menyoroti aspek batiniah. Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen “audit diri” untuk menjaga lisan dan perilaku. Di mata Mahyeldi, ketenangan yang tercipta dari dalam masjid harus mampu bertransformasi menjadi harmoni sosial di kehidupan sehari-hari.

Sinergi Pejabat dan Rakyat di Lapis Bawah
Kehadiran jajaran pejabat teras Pemprov Sumbar, mulai dari Kepala Bappeda hingga Kepala Biro Kesra, dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang utuh. Mereka tidak hanya mendampingi secara formal, tetapi ikut merasakan langsung denyut nadi aspirasi masyarakat di tingkat nagari persiapan.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ingin memastikan bahwa nilai-nilai keislaman tetap menjadi identitas utama yang menjaga kondusivitas daerah. Iktikaf Gubernur Mahyeldi di Masjid Al Wustha menjadi pesan kuat bahwa pemimpin dan rakyat harus tetap berada dalam satu shaf, baik dalam ibadah maupun dalam pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ramadan Bukan Alasan Malas, ASN Sumbar Tetap Disiplin

6 Maret 2026 - 04:25 WIB

Pemkab Malaka Hentikan Penyertaan Modal BUMDes 2026

5 Maret 2026 - 19:24 WIB

Wagub Vasko: Jadikan Masjid Raya Taluk Surga Bagi Musafir

5 Maret 2026 - 19:20 WIB

Wajah Baru Pantai Parkit: Berkah Tersembunyi Pasca Banjir Bandang

5 Maret 2026 - 17:38 WIB

Wujud Cinta Ranah Minang: Donasi Ratusan Juta untuk Palestina

5 Maret 2026 - 17:11 WIB

Sumbar Bukan Lagi Perlintasan: Desa Kini Target Narkoba

5 Maret 2026 - 09:59 WIB

Trending di PEMDA