Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 19 Mar 2026 22:10 WIB ·

Idulfitri 1447 H: Pemuda Bekasi Ajak Rawat Modal Sosial


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bekasi menjadi momentum krusial untuk memperkuat kembali modal sosial di tingkat akar rumput. Njun Junaedi, tokoh pemuda dari Desa Karang Jaya, Pebayuran, menegaskan bahwa hari kemenangan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ajang “reset” bagi generasi muda untuk memimpin gerakan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi yang sempat merenggang, Kamis (19/3/2026).

Menurut Njun, esensi Idulfitri terletak pada keberanian untuk saling memaafkan dan memperbaiki diri guna memperkuat kebersamaan. Ia menyoroti bahwa semangat berbagi dan gotong royong yang ditempa selama Ramadan harus menjadi napas baru dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari demi menjaga keharmonisan nasional.

Gen Z dan Milenial: Penjaga Persatuan Bangsa
Dalam refleksinya, Njun mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi berperan aktif sebagai motor penggerak lingkungan yang positif. Di tengah tantangan polarisasi, pemuda desa diharapkan menjadi contoh nyata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui aksi-aksi sederhana namun berdampak di lingkungan masing-masing.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan yang telah kita rajut selama Ramadan terus terjaga, menciptakan lingkungan yang rukun, damai, dan penuh kasih sayang,” ujar Njun Junaedi.

Transformasi Nilai Ramadan ke Kehidupan Nyata
Lebih dari sekadar ucapan, pesan ini menekankan transformasi nilai keimanan menjadi aksi sosial. Momentum 19 Maret 2026 ini menjadi pengingat bahwa Indonesia yang lebih baik dimulai dari kerukunan tingkat desa yang dijaga oleh semangat kepedulian pemudanya. Idulfitri kali ini adalah panggilan untuk kembali ke fitrah; kembali pada jati diri bangsa yang gemar bergotong royong.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lingkaran Setan Pesisir Meranti: Mengapa Kursi Kepala Desa Sepi Peminat?

14 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Balitata Kawal Tumbuh Kembang Balita

12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Menggarami Lautan Lunang: Kritik Perda Bencana & Siasat APBDes

12 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Dukung Sport Tourism, BOM Run 2026 Dongkrak Sektor UMKM Padang

9 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Sinergi Antardesa: Cara Budi Prasetyawan Hidupkan Ekonomi Warga

8 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Trending di RAGAM