Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 17 Jun 2025 19:31 WIB ·

ID Food Pastikan Pasokan Pangan Melalui Koperasi Desa


					Direktur Utama ID Food Ghimoyo (kiri), saat menghadiri Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Percontohan di Kelurahan Sukodadi, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (16/6/2025). Perbesar

Direktur Utama ID Food Ghimoyo (kiri), saat menghadiri Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Percontohan di Kelurahan Sukodadi, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (16/6/2025).

Jakarta [DESA MERDEKA] Pemerintah terus berupaya memastikan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat hingga ke tingkat desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ini telah diluncurkan di berbagai provinsi, melibatkan kementerian terkait dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pelaksanaannya.

Direktur Utama ID Food, Ghimoyo, menegaskan bahwa Holding BUMN Pangan tersebut terlibat dan mendukung penuh keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dukungan ini disampaikan Ghimoyo saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Percontohan di Kelurahan Sukodadi, Palembang, Sumatra Selatan, bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada Senin (16/6/2025).

Partisipasi ID Food dalam program strategis ini merupakan bagian dari komitmen Holding BUMN Pangan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan memberdayakan ekonomi masyarakat desa. Ghimoyo menjelaskan, dukungan ID Food diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) terkait penyediaan suplai pangan strategis. Komoditas yang akan disuplai meliputi gula, beras, minyak goreng, dan komoditas penting lainnya, yang akan digunakan untuk operasional dan distribusi Koperasi Merah Putih.

“Ini merupakan bentuk sinergi antar-BUMN dan koperasi dalam memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan di tingkat desa/kelurahan,” jelas Ghimoyo dalam keterangannya pada Selasa (17/6/2025).

Dalam implementasinya, ID Food akan memanfaatkan jaringan cabang dan kantor distribusinya yang tersebar luas dari Aceh hingga Papua. Jaringan ini akan menyalurkan berbagai komoditas pangan ke titik-titik distribusi koperasi. Sebagai tahap awal peluncuran di Sumatra Selatan, ID Food telah memasok 5 ton gula kristal putih, 5 ton minyak goreng, 5 ton beras, 2 ton tepung, dan 2 ton sagu.

Ghimoyo menambahkan, volume dan titik distribusi akan terus ditingkatkan seiring bertambahnya lokasi Koperasi Merah Putih. Dengan suplai langsung dari holding pangan, akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau diharapkan semakin mudah. Langkah ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui koperasi sebagai simpul distribusi.

Untuk mendukung program ini, ID Food melibatkan anak dan cucu perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan dan logistik, seperti PT Rajawali Nusindo, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT GIEB Indonesia, dan BGR Logistik Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini memastikan pengiriman barang sesuai standar kualitas dan ketepatan waktu. Distribusi pangan juga didukung oleh platform e-commerce Warung Pangan yang telah dikembangkan sejak 2020, memungkinkan koperasi melakukan pemesanan secara daring kapan pun dan di mana pun.

Ghimoyo menyebutkan, ID Food memiliki 1.075 gudang dengan kapasitas 2,4 juta ton yang tersebar di seluruh provinsi, serta didukung oleh 900 armada logistik. Lini bisnis perdagangan dan logistik ID Food juga telah menjalin kerja sama infrastruktur kepelabuhanan dan pergudangan dengan Pelindo, serta kerja sama rantai dingin dengan Asosiasi Rantai Dingin Indonesia (ARPI).

Dukungan ID Food ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memastikan distribusi pangan yang efisien dari produsen langsung ke masyarakat. Selain itu, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi stabilisasi harga pangan di tingkat desa/kelurahan, yang memungkinkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menghindari ketergantungan pada rantai distribusi panjang penyebab lonjakan harga.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan gerakan koperasi desa yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis komunitas, dengan prinsip gotong royong dan kemandirian. “Kami percaya bahwa desa adalah kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, melalui sinergi dengan KDMP, kami ingin memastikan bahwa pembangunan pangan nasional dimulai dari akar rumput,” tegas Ghimoyo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang merupakan gagasan besar, kini mulai berjalan sesuai visi Presiden. Menurut Zulkifli Hasan, Kopdes Merah Putih merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan. “Kopdes itu merupakan bentuk keberpihakan kita kepada usaha dan perekonomian rakyat, agar di tiap kelurahan, di tiap desa, ada pusat perekonomian yang memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan usaha produktif yang dapat menghasilkan, seperti usaha pupuk dan sembako, dan ke depan akan ada layanan simpan pinjam. Koperasi Desa Sukodadi Palembang yang menjadi percontohan ini telah beroperasi sebagai pusat bisnis masyarakat dengan beragam usaha, mulai dari grosir sembako (beras, gula, tepung, minyak goreng), pangkalan gas LPG, agen bank dan pos, hingga budidaya jamur. “Ini lengkap sekali, ini merupakan koperasi desa Merah Putih percontohan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman
Trending di EKONOMI BISNIS