Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 24 Feb 2025 15:21 WIB ·

Hujan Ribuan Sepatu Gratis di Ruwah Desa Medali Mojokerto


					Hujan Ribuan Sepatu Gratis di Ruwah Desa Medali Mojokerto Perbesar

Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Ada yang tak biasa dalam perayaan tradisi Ruwah Desa di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto tahun ini. Bukannya berebut hasil bumi seperti gunungan sayur atau buah, ribuan warga justru bersukaria memperebutkan gunungan berisi ribuan pasang sepatu dalam gelaran bertajuk Medali Spectacular Show, Minggu (23/2/2025).

Tradisi unik ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kuat identitas Desa Medali sebagai sentra pengrajin alas kaki. Ribuan sepatu yang disusun menyerupai kerucut raksasa tersebut merupakan hasil donasi para pelaku UMKM setempat sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran rezeki sekaligus doa agar ekonomi desa semakin melesat.

Empat Hari Kemeriahan Tanpa Henti
Kepala Desa Medali, Miftahudin, menjelaskan bahwa perayaan tahun 2025 ini sengaja dibuat lebih megah dan durasi yang lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selama empat hari penuh, sejak 21 hingga 24 Februari 2025, desa ini berubah menjadi panggung festival raksasa.

“Kami melibatkan seluruh elemen, mulai dari perangkat desa, karang taruna, hingga masyarakat umum. Agenda kami sangat padat, mulai dari sowan ke leluhur, festival marching band, hingga cek sound yang memikat pecinta audio,” ujar Miftahudin.

Meskipun hujan mengguyur saat puncak kirab budaya pada Minggu siang, antusiasme warga tidak surut. Sulis Hidayati, salah satu pengunjung asal Bangsal, mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk berburu sepatu gratis. “Sangat seru, apalagi ada sepatu gratis. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ungkapnya di tengah kerumunan warga.

Spiritualitas di Balik Pesta Rakyat
Meski dibalut dengan kemasan modern dan meriah, Ruwah Desa Medali tetap menjaga akar spiritualnya. Tradisi ini merupakan momen sakral untuk menghormati leluhur desa (punden) sekaligus menjadi ritual “bersih diri” warga sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Sebagai penutup rangkaian spectacular show ini, panitia menggelar acara Medali Bersholawat pada Senin malam (24/2/2025). Agenda religi ini dimaksudkan sebagai penyeimbang spiritual setelah hari-hari sebelumnya dipenuhi dengan keriuhan festival.

Keberhasilan Desa Medali mengemas tradisi ruwah desa dengan menonjolkan produk unggulan UMKM menjadi bukti bahwa kearifan lokal bisa bersinergi dengan promosi ekonomi kreatif. Masyarakat berharap, identitas “Desa Sepatu” ini akan semakin dikenal luas melalui festival tahunan yang ikonik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Trending di RAGAM