Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 11 Des 2024 08:30 WIB ·

Hujan Deras Picu Longsor, Akses Jalan di Oetulu Terancam Putus Total


					Hujan Deras Picu Longsor, Akses Jalan di Oetulu Terancam Putus Total Perbesar

Kefamenanu [DESA MERDEKA] – Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir telah mengakibatkan tanah longsor di Desa Oetulu, Kecamatan Musi. Longsor yang terjadi di titik pemasangan papan proyek jalan Nunpo-Seoam ini mengancam memutus akses jalan dan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian bahu jalan sudah ambruk dan kondisi jalan semakin mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin jalan akan putus total. Hal ini akan berdampak besar bagi masyarakat Desa Noetoko dan sekitarnya, karena jalan ini merupakan satu-satunya akses menuju Kota Kefamenanu.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi jalan ini,” ujar salah seorang warga Desa Oetulu. “Jalan ini sangat penting bagi kami untuk beraktivitas sehari-hari, terutama untuk membawa hasil pertanian ke pasar.”

Selain mengancam akses masyarakat, longsor juga berpotensi menghambat kelanjutan proyek pembangunan jalan Nunpo-Seoam. Mengingat proyek ini akan berakhir pada 31 Desember 2024, kerusakan akibat longsor ini bisa menjadi kendala serius dalam penyelesaian proyek.

Pemda Diminta Segera Bertindak

Menyikapi kejadian ini, masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah longsor. “Kami meminta pemerintah untuk segera memperbaiki jalan yang rusak ini,” ujar salah seorang warga setempat. “Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya longsor susulan.”

Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan:

  • Penanganan Darurat: Melakukan perbaikan sementara pada bagian jalan yang rusak untuk memastikan akses tetap terbuka.
  • Evaluasi Kondisi Tanah: Melakukan kajian terhadap kondisi tanah di sekitar lokasi longsor untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
  • Perbaikan Jangka Panjang: Menyusun rencana perbaikan jalan yang lebih permanen dengan mempertimbangkan faktor-faktor alam seperti curah hujan dan kondisi tanah.
  • Peningkatan Sistem Drainase: Membangun sistem drainase yang baik untuk mencegah genangan air yang dapat memicu terjadinya longsor.
Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA