Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 18 Nov 2025 16:35 WIB ·

Harga Kebutuhan Pokok di Sumbar Stabil Jelang Nataru


					Harga Kebutuhan Pokok di Sumbar Stabil Jelang Nataru Perbesar

Mendag dan Gubernur Pastikan Pasokan Pangan Sumbar Aman Hingga Akhir Tahun

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memastikan harga kebutuhan pokok di daerah tersebut tetap stabil dan pasokan pangan aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Peninjauan langsung ini dilakukan di Pasar Raya Padang pada Selasa, 18 November 2025, sebagai bagian dari upaya menjaga ketenangan masyarakat dan rantai pasok pangan.

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa kondisi harga sejauh ini terkendali. Hasil dialognya dengan para pedagang menunjukkan tidak ada gejolak signifikan.

“Fokus utama kita adalah menjaga ketenangan masyarakat. Alhamdulillah, harga stabil dan pasokan aman. Ini adalah hasil sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak terkait,” ujar Mahyeldi.

Harga di Pasar Raya Padang Sesuai HET
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peninjauan harga ke pasar tradisional adalah agenda rutin Kementerian Perdagangan. Menurutnya, harga sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Raya Padang masih berada pada level yang sangat layak dan terjangkau.

“Tadi kami mengecek langsung harga cabai, bawang, telur, dan komoditas penting lainnya. Semuanya masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Aktivitas jual beli di pasar juga tampak hidup, yang menandakan ekosistem perdagangan di sini berjalan dengan baik,” kata Mendag Budi Santoso.

Secara nasional, Mendag memastikan bahwa stok bahan pokok untuk menghadapi Nataru relatif aman. Ia menambahkan bahwa Bulog dan BUMN Pangan akan terus memperkuat jalur distribusi untuk komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng agar harganya tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Pelepasan Ekspor Gambir Sumbar ke India
Usai meninjau pasar, Mendag dan Gubernur Mahyeldi melanjutkan kegiatan dengan agenda pelepasan ekspor. Mereka menjadwalkan pelepasan ekspor gambir Sumbar ke India yang dilaksanakan di Halaman Istana Gubernuran.

Sebanyak 27 ton gambir yang berasal dari Sumbar akan dikirim ke India melalui PT Salimbado Jaya Indonesia. Agenda ini sekaligus menunjukkan peran penting Sumbar dalam komoditas perkebunan dan perdagangan internasional, di samping fokus pada stabilitas pangan domestik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS