Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 30 Sep 2025 12:28 WIB ·

Gubernur Mahyeldi Ajak Wali Nagari Satukan Langkah Pembangunan Desa


					Gubernur Mahyeldi Ajak Wali Nagari Satukan Langkah Pembangunan Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka Rapat Kerja Forum Wali Nagari dan Kepala Desa (FORWANA) se-Sumatera Barat, Senin (29/9/2025). Mengusung tema “Sumatera Barat Maju Berbasis Nagari dan Desa,” raker ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Nagari/Desa, demi mewujudkan visi Sumbar Madani yang Maju dan Berkeadilan.

Dalam sambutannya, Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya raker ini. Ia menegaskan peran strategis pemimpin desa/nagari sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan, sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 (yang diperbarui dengan UU Nomor 3 Tahun 2024). Peran ini mencakup penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan.

“Pemimpin di desa/nagari adalah ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menekankan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh keseimbangan pembangunan yang dimulai dari tingkat nagari dan desa. Pandangan ini sejalan dengan Astacita ke-6 Presiden dan Wakil Presiden RI, yaitu “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.” Gubernur berpandangan, dengan memperkuat tata kelola pemerintahan desa/nagari, akselerasi program nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai lebih cepat.

Pembangunan desa yang dimaksud Mahyeldi tidak hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat, peningkatan pendidikan dan keterampilan, perubahan perilaku, serta akses pada sumber daya ekonomi.

Forum Strategis dan Isu Kebijakan
Gubernur berharap FORWANA dapat menjadi wadah yang eksis dan kuat, tidak hanya untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk merumuskan kebijakan strategis. FORWANA diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan komunikasi efektif antaranggota, serta menjadi ajang untuk membahas isu-isu krusial.

Lebih lanjut, Mahyeldi meminta FORWANA mampu menjalin hubungan harmonis dan berkolaborasi dengan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, hingga perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan organisasi perangkat desa lainnya.

“Besar harapan saya, organisasi-organisasi yang luar biasa ini dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk membawa perubahan positif terhadap wajah nagari/desa. Dengan demikian, dunia luar melihat bahwa nagari di Sumatera Barat benar-benar menjadi pemerintahan terdepan,” ungkapnya.

Raker FORWANA ini diharapkan mampu merumuskan arah kebijakan strategis untuk tahun 2026, termasuk penggunaan Dana Desa Tahun 2026, Program Ketahanan Pangan, dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai kebijakan nasional. Selain itu, raker ini juga menjadi persiapan Musyawarah Besar (MUBES) FORWANA yang akan digelar pada Desember 2025, menandai berakhirnya masa kepengurusan 2022–2025.

Ketua FORWANA Sumbar, Dr. C. Zul Arifin, S.Sos, M.M., membenarkan bahwa Mubes akan dilaksanakan Desember 2025. Subtansi Mubes akan berfokus pada persamaan persepsi terkait regulasi nasional tentang desa, seperti pembiayaan KDMP, program pangan, pos bantuan hukum, serta advokasi dan perlindungan terhadap wali nagari, kepala desa, dan perangkatnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA