Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

BUMDes · 22 Okt 2025 21:48 WIB ·

Gubernur Desak BUMDesma Sumbar Profesional Demi Ekonomi Nagari


					Gubernur Desak BUMDesma Sumbar Profesional Demi Ekonomi Nagari Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendesak Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) di seluruh wilayahnya untuk segera meningkatkan profesionalitas tata kelola dan penguatan kelembagaan. Permintaan ini disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumbar di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025), yang dihadiri sekitar 120 perwakilan BUMDesma.

Mengusung tema “Evaluasi Kinerja, Strategi Pengembangan Usaha, dan Penguatan BUMDesma untuk Kesejahteraan Masyarakat,” Mahyeldi mengingatkan tujuan fundamental pendirian BUMDesa dan BUMDesma, yaitu sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja di tingkat nagari/desa. Ia menilai, potensi ekonomi nagari di Sumbar sangat besar, namun belum dikelola secara optimal.

Gubernur menyoroti sejumlah tantangan yang menyebabkan BUMDesma sulit berkembang, antara lain keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), masalah pengelolaan keuangan, isu kelembagaan, serta kurang cakap dalam pemilihan jenis usaha dan pemasaran produk. “Oleh karenanya, Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan BUMDesma se-Sumbar agar dana pemberdayaan bisa dikelola lebih akuntabel,” tegasnya.

Mahyeldi mendorong BUMDesma untuk meninggalkan pola kerja sendiri-sendiri. Ia menekankan perlunya kolaborasi dan sinergi yang lebih erat, baik antarsesama BUMDesma maupun dengan program strategis pemerintah. Secara spesifik, Gubernur meminta BUMDesma mengambil peran dalam rantai pasok program MBG (Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal yang Adil dan Produktif) pemerintah pusat. Untuk menjamin keuntungan ekonomi kembali ke nagari, BUMDesma disarankan bermitra aktif dengan petani, peternak, dan UMKM lokal.

Sinergi juga harus diperkuat dengan Bank Nagari dan dinas teknis terkait guna memperluas pasar dan mendukung pengembangan usaha. “Jika desa maju dan mandiri, maka daerah pun akan maju, dan pembangunan nasional akan tercapai dengan baik,” pungkas Mahyeldi, yang turut menjadi narasumber bersama Kepala Dinas PMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, Kejati Sumbar, dan pejabat teknis lain.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, memaparkan perkembangan positif BUMDes/BUMNag di Sumbar. Jumlah BUMNag/BUMDes meningkat dari 713 pada 2024 menjadi 828 per September 2025. Selain peningkatan kuantitas, BUMNag/BUMDes juga menunjukkan peningkatan kualitas atau “naik kelas.” Klasifikasi berkembang naik dari 120 menjadi 166 unit, sementara klasifikasi maju meningkat signifikan dari 53 menjadi 84 unit pada periode yang sama.

Yozarwardi menjelaskan bahwa kenaikan jumlah dan kelas ini merupakan buah dari pembinaan intensif yang terus dilakukan oleh Dinas PMD Sumbar bersama dinas terkait di kabupaten/kota. Pertumbuhan ini menjadi modal penting bagi BUMDesma untuk mencapai kemandirian ekonomi bersama sesuai arahan Gubernur.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Panen 1,3 Ton, BUMDesa Golo Kembangkan Jamur Kuping

29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Mengail PAD Lewat Omzet Bisnis Gantangan Burung BUMDes

28 Mei 2026 - 11:16 WIB

Siasat Gagal BUMDes Lubuk Cuik Berujung Gadaikan Aset

18 Mei 2026 - 18:07 WIB

Siasat Kemendes Kepung Rentenir Lewat Koperasi Desa di NTT

17 Mei 2026 - 11:07 WIB

Embung Kampung Jadi Mesin Uang Desa Tanjung Meranti

16 Mei 2026 - 14:40 WIB

BUMDes Jiko Banau Cetak Uang Lewat Udang Vaname

16 Mei 2026 - 06:32 WIB

Trending di BUMDes