Halmahera Barat, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Kabar gembira bagi para pecinta seni tari. Dalam rangka menyambut perhelatan akbar Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2023, panitia telah resmi membuka pendaftaran lomba tarian kreasi berbasis budaya. Kompetisi ini berlaku untuk umum, baik peserta dari Halmahera Barat maupun dari luar wilayah Halbar.
Lomba tari kreasi ini menjadi salah satu agenda utama FTJ, festival tahunan yang secara rutin digelar di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sejak tahun 2009. Tujuannya ganda: selain memperkenalkan kekayaan budaya dan tarian daerah Halmahera Barat, juga untuk menjadi wadah pengembangan kreativitas dan bakat seni tari generasi muda.
Syarat dan Waktu Pelaksanaan Lomba
Anggi Salaka, salah satu panitia, menjelaskan bahwa tarian kreasi yang dilombakan harus memiliki gerakan dasar yang mengacu pada tarian daerah, namun diperkaya dengan sentuhan kreativitas kaum milenial.
“Kami membuka lomba ini untuk umum. Tujuannya agar seni tari semakin meningkat dan kesenian daerah semakin lestari melalui partisipasi luas masyarakat,” terang Anggi, sebagaimana dilansir dari Portal Desa.
Lomba tari kreasi ini dikhususkan bagi peserta dengan rentang usia 14 hingga 30 tahun. Sementara itu, puncak perhelatan Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2023 sendiri dijadwalkan akan digelar pada 7 hingga 10 Juni 2023.
Harapan untuk Generasi Muda
Marni, panitia FTJ yang khusus membidangi lomba tarian kreasi berbasis budaya, menyampaikan harapannya agar ajang ini dapat memicu semangat anak muda Halmahera Barat.
“Harapan kami, melalui lomba ini, anak muda di Halmahera Barat dapat lebih meningkatkan lagi bakat menari mereka dan berani berkompetisi di ajang yang lebih tinggi,” ujar Marni.
Ia menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada awal Juni mendatang ini merupakan kesempatan emas bagi para penari muda untuk menampilkan karya mereka. Para panitia mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Lomba tarian kreasi ini menjadi langkah strategis FTJ dalam menjembatani warisan budaya dengan semangat kontemporer. Dengan sentuhan kreasi yang berakar pada budaya lokal, diharapkan tarian daerah Halmahera Barat dapat terus hidup dan dikenal luas, sejalan dengan visi festival sebagai perayaan kekayaan budaya bahari Maluku Utara.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.