Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 4 Mar 2026 10:13 WIB ·

Evi Yandri: Jangan Biarkan Masjid Megah Tapi Sepi Jemaah


					Evi Yandri: Jangan Biarkan Masjid Megah Tapi Sepi Jemaah Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Dt Rajo Budiman, melontarkan kritik sekaligus ajakan reflektif bagi masyarakat Minangkabau. Di tengah pesatnya pembangunan fisik tempat ibadah yang berdiri megah hingga ke pelosok nagari, ia mengingatkan bahwa kemegahan arsitektur tidak akan berarti tanpa “ruh” jemaah yang memakmurkannya, terutama dari kalangan generasi muda.

Pesan ini disampaikan Evi Yandri saat menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp50 juta dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barkah Sungai Lareh, Kota Padang, Senin (23/2/2026). Ia menyoroti fenomena masjid yang kerap kali penuh sesak hanya saat bulan suci, namun mengalami penurunan jemaah laki-laki yang signifikan untuk salat berjamaah di luar bulan Ramadan.

Ramadan Sebagai Momentum “Pulang ke Masjid”
Menurut Evi Yandri, Ramadan adalah waktu terbaik untuk melakukan edukasi sosial dan keagamaan secara masif. Pada bulan ini, masjid kembali menjadi pusat gravitasi bagi warga, termasuk para pelajar dan pemuda yang biasanya sulit dirangkul. Momentum berkumpulnya massa ini harus dimanfaatkan untuk pembinaan karakter agar kedekatan mereka dengan rumah ibadah tidak bersifat musiman.

“Kita melihat pembangunan fisik masjid di Sumbar luar biasa pesat. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana memastikan masjid-masjid ini tetap hidup dan makmur oleh aktivitas ibadah serta sosial sepanjang tahun,” ujar Evi Yandri.

Investasi Spiritual Sebesar Rp50 Juta
Bantuan sebesar Rp50 juta yang diserahkan secara simbolis tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat pengurus masjid untuk menciptakan program-program kreatif yang ramah anak muda. Evi Yandri menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ruku dan sujud, melainkan benteng pertahanan sosial masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi tantangan zaman.

Dengan keterlibatan aktif generasi muda, masjid-masjid megah di pelosok nagari diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat peradaban yang dinamis, bukan sekadar monumen fisik yang sepi saat Ramadan berlalu.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Trending di SOSBUD