Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 11 Apr 2025 14:11 WIB ·

Erosi Bengawan Madiun Ancam Desa Banjaransari, Bupati Ngawi Bertindak!


					Erosi Bengawan Madiun Ancam Desa Banjaransari, Bupati Ngawi Bertindak! Perbesar

Banjaransari, Ngawi [DESA MERDEKA] – Warga Desa Banjaransari, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, kini dihantui kekhawatiran akibat derasnya erosi tebing Sungai Bengawan Madiun. Pengikisan tanah yang terus terjadi mengancam infrastruktur vital desa, termasuk jalan penghubung dan pematang sawah yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Kondisi ini semakin parah saat curah hujan tinggi dan debit air sungai meningkat secara signifikan.

Merespons keresahan warga, Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, segera turun tangan meninjau langsung lokasi terdampak erosi pada Rabu (9/4/2025). Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi dalam menangani potensi bencana yang mengintai Desa Banjaransari. Bupati Ony menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo untuk mendapatkan rekomendasi teknis penanganan erosi Sungai Bengawan Madiun.

“Kondisinya memang sudah sangat mengkhawatirkan. Kami berharap koordinasi dengan BBWS DAS Solo dapat segera terjalin untuk mendapatkan solusi teknis yang tepat,” ungkap Bupati Ony di lokasi erosi.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, meninjau langsung lokasi erosi tebing Sungai Bengawan Madiun di Desa Banjaransari yang mengkhawatirkan warga.

Lebih lanjut, Bupati Ony menjelaskan bahwa Pemkab Ngawi akan berupaya melakukan penanganan darurat melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meskipun demikian, pelaksanaan penanganan akan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku, mengingat wilayah sungai Bengawan Madiun merupakan kewenangan BBWS DAS Solo.

Bupati dari PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi ini menekankan urgensi tindakan mitigasi. Beliau khawatir jika erosi tidak segera ditangani, dampaknya akan semakin meluas dan membahayakan. Terlebih lagi, menjelang musim hujan tahun berikutnya, potensi banjir dapat memperparah erosi hingga berisiko memutus akses jalan desa yang krusial bagi aktivitas sehari-hari warga Banjaransari.

“Mitigasi penanganan bencana ini perlu kita lakukan sesegera mungkin demi keselamatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat Desa Banjaransari,” tegas Bupati Ony Anwar Harsono. Upaya tanggap darurat dan koordinasi dengan pihak berwenang menjadi prioritas Pemkab Ngawi untuk melindungi Desa Banjaransari dari ancaman erosi Sungai Bengawan Madiun.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN