Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Di tangan Evi Yandri Rajo Budiman, Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Barat kini tidak lagi hanya dipandang sebagai organisasi wadah anak keturunan veteran. Dalam peringatan HUT ke-45 PPM di Padang, Sabtu (31/1/2026), Wakil Ketua DPRD Sumbar ini menegaskan misi besar: menjadikan PPM sebagai “sekolah” nilai kebangsaan yang menjadi standar baku ormas di Ranah Minang.
Evi menekankan bahwa kader PPM memikul tanggung jawab moral yang jauh lebih berat dibanding organisasi kepemudaan (OKP) lainnya. Hal ini dikarenakan PPM lahir langsung dari “rahim” para pejuang dan pendiri bangsa. Ia mengingatkan bahwa identitas Sumbar sangat lekat dengan kedaulatan Indonesia, mulai dari ide pertama berdirinya Republik, keterlibatan tokoh dalam proklamasi, hingga peran krusial Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
“Karena PPM lahir dari darah para veteran, maka amanah mempertahankan jiwa kepahlawanan orang Sumbar itu wajib diteruskan. Kita ingin PPM menjadi acuan dan contoh bagi organisasi lain,” tegas Evi Yandri.
Bukan Sekadar Seremonial, Fokus pada Kualitas Kader
Sejak diamanahkan memimpin PD PPM Sumbar pada pertengahan Desember lalu, Evi langsung tancap gas dengan serangkaian program kerja yang tak biasa. Fokusnya bukan lagi pada pertemuan formal, melainkan pada peningkatan kualitas fisik dan mental para kader agar memiliki rasa kebangsaan yang teruji.
Dua program unggulan yang segera digulirkan adalah:
Pendidikan Dasar Militer: Pelatihan kedisiplinan tingkat tinggi untuk memperkuat mentalitas juang kader.
Literasi Kebangsaan ke Sekolah: Gerakan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk “menularkan” nilai kepahlawanan kepada generasi Z dan Alpha agar memiliki jati diri yang kuat di tengah arus globalisasi.
Aksi Sosial Sebagai Wujud Nyata Persatuan
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, peringatan HUT kali ini tidak hanya diisi dengan orasi politik, tetapi juga aksi kemanusiaan berupa donor darah internal yang bekerja sama dengan PMI Kota Padang. Evi berharap, aksi kecil seperti ini dapat memupuk rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Evi juga meminta para dewan penasehat dan sesepuh untuk tetap mengawal arah organisasi agar tetap berada dalam koridor menjaga NKRI. Dengan visi tersebut, PPM Sumbar diproyeksikan bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang paling progresif dalam menanamkan nilai-nilai kejuangan di Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.