Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 17 Sep 2025 08:18 WIB ·

Desa Ngerawan Lestari, Mahasiswa Lakukan Konservasi Flora


					Desa Ngerawan Lestari, Mahasiswa Lakukan Konservasi Flora Perbesar

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Desa Ngerawan, yang juga dikenal dengan sebutan Desa Wisata Menari, menjadi lokasi proyek kolaborasi ekologi antara beberapa perguruan tinggi. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA), dan Universitas Sunan Gunung Jati (UGJ) bekerja sama dalam program konservasi flora lokal. Program ini tidak hanya berfokus pada pelestarian, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat melalui pendekatan digital.

Fokus utama program ini adalah konservasi flora dan fauna, serta pengembangan UMKM. Mahasiswa dari UKSW dan UNIKA yang terlibat dalam program KKN ini tidak hanya menjadi subjek, tetapi juga objek pengembangan. Mereka berkolaborasi langsung dengan warga desa, termasuk para petani dan peternak lokal yang menjadi pemandu sekaligus narasumber utama.

Menurut perwakilan dari Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW, program ini bertujuan untuk melestarikan keanekaragaman flora lokal di Desa Ngerawan. Salah satu inisiatif utamanya adalah peluncuran program konservasi flora berbasis sistem informasi digital. Inisiatif ini penting agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi untuk mengenal dan menjaga keberadaan flora lokal, termasuk spesies unik seperti “Puspa.”

“Kami ingin Desa Menari tetap lestari lingkungannya. Kekayaan flora menjadi salah satu item penting dalam konsep ekologi pedesaan,” ujar salah satu perwakilan dari UKSW.

Pelibatan warga lokal, seperti petani, peternak, dan pelaku UMKM, menjadi kunci keberhasilan program ini. Mereka menjadi narasumber utama, berbagi pengetahuan praktis tentang flora dan fauna yang mereka rawat setiap hari. Hal ini menciptakan sinergi antara ilmu akademis dari kampus dan kearifan lokal.

Program KKN ini juga mencakup eksplorasi berbagai aspek lain, seperti peternakan, lanskap, dan seni budaya desa. Hal ini menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pembelajaran komprehensif bagi mahasiswa dan masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memberdayakan ekonomi dan kebudayaan lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Literasi: Napas Baru bagi Masa Depan Pemuda Sumbar

22 April 2026 - 21:25 WIB

Sinergi Forkopimcam Mojoagung Kawal Ketat Kualitas Gizi di Dapur Garuda Nusantara Lestari

21 April 2026 - 09:56 WIB

Empat Pendekar Dusun Toyogiri: Kuliah Bukan Lagi Momok

19 April 2026 - 08:01 WIB

Gaya Storytelling: Rahasia Siswa SMK Bawa Edamame ke Jakarta

13 April 2026 - 21:40 WIB

Siswa SMK 1 Bawen: Nyangkul Itu Keren, Edamamenya Tembus Jakarta

13 April 2026 - 21:02 WIB

Regenerasi Petani Milenial: SMK Bawen Siapkan Panen Raya

13 April 2026 - 20:41 WIB

Trending di PENDIDIKAN