Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

LINGKUNGAN · 20 Mar 2025 08:39 WIB ·

Desa Kenteng Tanam 100 “Losida”, Kurangi 60% Sampah ke TPS


					<em>Warga Desa Kenteng menanam "> Perbesar

Warga Desa Kenteng menanam "Losida" (lodong sisa dapur) sebagai upaya mengurangi sampah organik ke TPS, Rabu (19/3/2025).

Ungaran, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mengambil langkah inovatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan menanam 100 “Losida” (lodong sisa dapur). Program ini bertujuan mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Jika dilakukan secara masif, pola ini mampu mengurangi volume sampah rumah tangga ke TPS hingga 60 persen,” ungkap Kepala Bidang Pelestarian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Agus Cahyadi, Rabu (19/3/2025).

DLH berencana memperluas program serupa ke Desa Gemawang (Kecamatan Jambu), Desa Pringsari (Kecamatan Pringapus), dan Desa Kesongo (Kecamatan Tuntang) pada tahun 2025. Desa Kenteng dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki TPS3R (Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) dan dukungan antusias dari Pemerintah Desa.

Ketua Yayasan Pembangunan Citra Insan Indonesia (YPCII), Lidya Fransiska, menjelaskan bahwa Losida adalah paralon yang ditanam dalam tanah sebagai tempat pembuangan sampah organik. Paralon sepanjang 1,5 meter ini dilubangi di bagian bawah dan ditanam hingga batas lubang teratas.

“Sampah organik dimasukkan ke paralon dan ditutup rapat. Dalam tiga minggu, sampah akan terurai menjadi pupuk organik yang menyuburkan tanaman,” jelas Lidya.

YPCII bekerja sama dengan DLH menyediakan paralon dan mengedukasi masyarakat tentang pengolahan sampah di tingkat rumah tangga.

Kepala Desa Kenteng, Nurtatik, menyatakan bahwa 100 Losida telah ditanam di tujuh dusun. “Warga sangat antusias. Kami terus sosialisasi agar semakin banyak warga memiliki Losida,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Benteng Hijau Ketapang: Sinergi Relawan Jaga Pesisir Pangkalpinang

4 April 2026 - 18:57 WIB

Papan Larangan Sampah di Desa Sekip Cuma Pajangan

24 Maret 2026 - 15:16 WIB

CCTV Pangkalpinang: ‘Mata Mata’ Elektronik Pemburu Pembuang Sampah Liar

17 Maret 2026 - 13:39 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah Melalui Aturan Baru Sumbar

15 Maret 2026 - 10:57 WIB

Sampah Pesisir Selatan: Dari Beban Lingkungan Jadi Cuan

13 Maret 2026 - 20:42 WIB

Trending di LINGKUNGAN