Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

LINGKUNGAN · 22 Agu 2023 08:48 WIB ·

Denpasar Siapkan ‘Benteng’ Desa Antisipasi Penutupan TPA Suwung


					Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat memimpin rapat koordinasi penanganan sampah bersama perbekel/lurah se-Kota Denpasar di Denpasar, Senin (21/8/2023). (Dokumentasi: Pemkot Denpasar) Perbesar

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat memimpin rapat koordinasi penanganan sampah bersama perbekel/lurah se-Kota Denpasar di Denpasar, Senin (21/8/2023). (Dokumentasi: Pemkot Denpasar)

Denpasar, Bali [DESA MERDEKA] Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengambil langkah progresif dengan menjadikan desa dan kelurahan sebagai garda tempur utama dalam menangani darurat sampah. Strategi ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan langkah krusial untuk mencegah kelumpuhan tata kota menyusul rencana penutupan total Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin, Pemerintah Kota Denpasar menginstruksikan seluruh perbekel (kepala desa) dan lurah untuk segera membangun kemandirian pengelolaan limbah. Tujuannya jelas: memutus ketergantungan pada pembuangan pusat dan menciptakan sistem penanganan sampah berbasis sumber yang tuntas di level rumah tangga.

Mandat Truk Baru dan Optimalisasi TPS3R
Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa infrastruktur adalah kunci kemandirian. Ia memerintahkan desa atau kelurahan yang belum memiliki armada pengangkut untuk segera melaksanakan pengadaan truk sampah pada tahun anggaran 2024. Hal ini dilakukan agar rantai distribusi sampah tidak terputus saat TPA Suwung benar-benar berhenti beroperasi.

“Desa dan lurah adalah ujung tombak pelayanan. Kita sudah inventarisasi kebutuhan mereka, termasuk memastikan setiap wilayah memiliki fasilitas pengolahan yang mumpuni,” ujar Jaya Negara.

Selain armada, fokus utama dialihkan pada penguatan 23 titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang sudah beroperasi. Pemkot berencana menambah mesin pengolahan secara berkala agar sampah organik maupun anorganik dapat selesai dikelola tanpa harus keluar dari wilayah desa tersebut.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Mitigasi Lonjakan
Langkah antisipatif ini juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan. Jika terjadi lonjakan volume sampah yang tidak mampu ditangani secara mandiri oleh desa, koordinasi cepat dengan DLHK menjadi jalur evakuasi utama agar tidak terjadi penumpukan di pinggir jalan protokol.

Saat ini, Denpasar sebenarnya sudah memiliki “tiga pilar” pengolahan besar melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kesiman Kertalangu, Tahura Ngurah Rai-Suwung, dan Padangsambian Kaja. Namun, keberadaan TPST saja dianggap tidak cukup tanpa adanya edukasi masif dari lurah dan perbekel kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah sejak dari dapur rumah.

Sinergi ini merupakan bentuk nyata investasi jangka panjang Denpasar dalam menjaga citra sebagai Ibu Kota Provinsi Bali yang bersih dan berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa solusi sampah tidak selalu harus berakhir di lubang pembuangan akhir, melainkan di tangan komunitas lokal yang berdaya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah Adat Sukabumi Terancam, Warga Tolak Proyek Panas Bumi

19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Jadi Buron, Tambang Ilegal Pasaman Didorong Jadi Legal

16 Januari 2026 - 18:16 WIB

Tambah Cuan Lewat Koperasi, Sumbar Gempur Tambang Ilegal

15 Januari 2026 - 05:52 WIB

Ironi Tambang di Berau: Di Meja Rapat Nihil, Di Lapangan Beroperasi

14 Januari 2026 - 09:30 WIB

Sungai Cilemer Meluap, Desa Idaman Patia Terendam Banjir Lagi

3 Januari 2026 - 13:02 WIB

Wakil Walikota Pangkalpinang Ajak Warga Cegah Banjir Rob

29 Desember 2025 - 13:17 WIB

Trending di LINGKUNGAN