Buton Utara [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menggencarkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya meningkatkan kualitas data di tingkat desa. Sosialisasi program ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Wasalabose, Kecamatan Kulisusu, pada Rabu (7/5/2025), dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Buton Utara.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Buton Utara, Mansyur, yang mewakili Bupati, menegaskan krusialnya kejujuran dan keaktifan aparat desa serta masyarakat dalam proses pendataan. Menurutnya, fondasi utama perumusan program pembangunan yang efektif dan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran adalah data yang akurat dan dapat dipercaya.
“Kami mengharapkan peran aktif seluruh aparat desa dan masyarakat dalam setiap tahapan pengumpulan, pengelolaan, hingga pemanfaatan data. Data ini bukan sekadar pelengkap laporan, melainkan instrumen penting dalam memberikan pelayanan yang responsif dan tepat sasaran di tingkat desa,” ujar Mansyur.
Lebih lanjut, Mansyur menyampaikan bahwa validitas data statistik akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Buton Utara yang aman dan sejahtera. Sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Diskominfo sebagai wali data diharapkan dapat meningkatkan literasi statistik di seluruh lapisan masyarakat desa.
Program “Desa Cantik” sendiri merupakan inisiatif strategis nasional yang berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, serta Keputusan Kepala BPS Nomor 186 Tahun 2025 tentang Desa Cinta Statistik Tahun 2025.
Kepala BPS Kabupaten Buton Utara, Suharjufito Endo, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif perangkat desa serta masyarakat dalam kegiatan statistik. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk standarisasi penggunaan data statistik, optimalisasi pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan desa, serta pembentukan agen statistik di tingkat desa dan kelurahan.
“Desa memiliki peran sentral dalam pembangunan nasional. Dengan tersedianya data yang akurat, pemerintah desa akan memiliki landasan yang lebih kuat dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Suharjufito.
Terpilihnya Desa Wasalabose sebagai salah satu agen “Desa Cantik” bukan tanpa alasan. Desa ini dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya dari potensi datanya, tetapi juga dari aspek pelestarian budaya. Di Desa Wasalabose terdapat situs cagar budaya Benteng Kulisusu yang menjadi daya tarik wisata dan terus dijaga kelestariannya.
Redaksi Desa Merdeka



">















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.