Bengkulu Utara [DESA MERDEKA] – Kabar bahagia menghampiri 22 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Talang Arah pada Kamis (5/4). Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Arah dengan sigap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2023 untuk periode tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret. Setiap KPM menerima total Rp 900 ribu, memberikan secercah harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tak hanya fokus pada bantuan tunai, Pemdes Talang Arah juga menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur desa. Realisasi pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I TA 2023 telah dimulai dengan memprioritaskan normalisasi aliran sungai, irigasi, dan drainase di lingkungan desa. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat, terutama para petani.
Suasana haru dan penuh harapan mewarnai acara penyaluran BLT-DD dan peninjauan dimulainya pembangunan fisik ini. Turut hadir dan menyaksikan langsung momen penting ini antara lain Danramil Putri Hijau, Bhabinkamtibmas, Sekretaris Camat Putri Hijau beserta Kasi PMD, Kepala Desa Talang Arah Ramdani, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta jajaran perangkat desa Talang Arah.
Kepala Desa Talang Arah, Ramdani, menyampaikan harapannya agar bantuan BLT-DD yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh KPM. “Kami berharap BLT-DD ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar atau pokok masing-masing keluarga penerima manfaat,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Lebih lanjut, Ramdani menjelaskan bahwa fokus utama realisasi DD tahap I TA 2023 adalah pada perbaikan infrastruktur pengairan desa. Kegiatan normalisasi aliran sungai, irigasi, dan drainase lingkungan ini dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan anggaran DD sebesar Rp 139.367.000 dan target volume sepanjang 2000 meter.
Ramdani berharap, upaya normalisasi ini akan mempermudah petani dalam mengelola saluran air dan mengatasi masalah sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan. “Melalui normalisasi ini, kita harapkan masalah lingkungan seperti banjir akibat luapan air dan terganggunya fungsi irigasi dapat teratasi. Tujuan utama kita adalah agar ketersediaan air bagi petani terjamin, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan pada akhirnya mewujudkan ketahanan pangan di desa kita,” jelasnya penuh semangat.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan fisik berupa normalisasi aliran sungai, irigasi, dan drainase di Desa Talang Arah telah dimulai dengan pelaksanaan kegiatan titik nol di lokasi pembangunan. Langkah awal ini menandakan komitmen Pemdes Talang Arah untuk memanfaatkan Dana Desa secara efektif demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa. Sinergi antara bantuan langsung tunai dan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan warga Desa Talang Arah.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.