Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 20 Nov 2025 09:12 WIB ·

Berau Targetkan Tiap Kampung Punya Batik Khas, Tembus Pasar Dunia


					Berau Targetkan Tiap Kampung Punya Batik Khas, Tembus Pasar Dunia Perbesar

Dorong Ekonomi Kreatif, Bupati Berau Targetkan Seluruh Kampung Miliki Produk Batik dan Tenun Khas

Berau, Kalimantan Timur [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), secara masif mendorong pengembangan produk kerajinan lokal, khususnya batik dan tenun, di seluruh kampung. Target ambisius ini dicanangkan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, sebagai upaya nyata untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus memberikan ciri khas unik bagi setiap kampung. Inisiatif ini juga didukung penuh mengingat produk batik dan tenun Berau telah menunjukkan potensi besar dengan mulai dilirik hingga ke kancah internasional.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa instansinya terus melakukan pembinaan dan pendampingan intensif kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor kerajinan tersebut.

“Kami terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Sangat menggembirakan, hasil batik dan tenun Berau sudah mulai menarik perhatian hingga ke tingkat internasional. Kami telah memiliki banyak program bagi UMKM dan ekraf [ekonomi kreatif] yang kini sudah mampu memproduksi secara mandiri,” ujar Eva Yunita.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Utama
Saat ini, beberapa kampung di Berau sudah berhasil menciptakan produk batik dan tenun dengan ciri khasnya masing-masing. Namun, Bupati Sri Juniarsih menargetkan agar seluruh kampung dapat mencapai kemampuan tersebut melalui pendampingan dan pembinaan yang terstruktur.

Menurut Eva Yunita, pengembangan potensi kampung tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Selain peran pemerintah daerah, peran aktif masyarakat kampung menjadi penentu utama dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi kerajinan yang mereka miliki.

Visi Ekonomi Kreatif dan Suvenir Khas Berau
Program pengembangan batik dan tenun khas kampung ini sejalan dengan visi yang lebih besar, yakni menjadikan Berau sebagai destinasi wisata yang kaya akan produk lokal. Tujuan akhirnya adalah menciptakan beragam pilihan buah tangan (suvenir) yang otentik dan unik bagi wisatawan.

“Jika semua kampung dapat memaksimalkan potensinya, mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan kuliner, maka wisatawan yang berkunjung ke Berau akan memiliki banyak pilihan untuk membawa pulang produk khas daerah Berau,” pungkas Eva Yunita.

Target Pemkab Berau ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Dengan semakin banyaknya kampung yang memiliki produk khas yang terstandar dan berkualitas ekspor, perputaran ekonomi di tingkat lokal akan meningkat, dan merek Berau sebagai pusat kerajinan yang unik akan semakin menguat di peta nasional maupun internasional. Diskoperindag Berau memastikan program UMKM dan Ekraf akan terus difokuskan pada peningkatan kualitas, manajemen produksi, dan akses pasar, agar target Bupati untuk menciptakan batik khas di setiap kampung segera terwujud.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Trending di SOSBUD