Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 22 Mei 2023 20:25 WIB ·

Atasi Pengangguran, Aceh Bekali Pencaker dengan Pelatihan!


					Atasi Pengangguran, Aceh Bekali Pencaker dengan Pelatihan! Perbesar

Aceh Utara [DESA MERDEKA] – Pemerintah Aceh, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk), terus berupaya keras menekan angka pengangguran di provinsi tersebut. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memberikan pembekalan keterampilan kepada para pencari kerja. Pembekalan ini berupa pelatihan intensif dan program pemagangan di berbagai perusahaan yang beroperasi di Aceh. Pertumbuhan angkatan kerja yang signifikan setiap tahunnya sejalan dengan peningkatan jumlah lulusan dari berbagai institusi pendidikan, baik sekolah, universitas, maupun lembaga formal lainnya. Pemilihan Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bukanlah tanpa pertimbangan matang. Kedua wilayah ini memiliki populasi penduduk yang besar serta tingkat pengangguran yang relatif tinggi.

Pembukaan Pelatihan Cabinet Making dan Pemagangan Dalam Negeri di Aceh Utara, serta Pelatihan Industri Kreatif (Pembuatan Souvenir) di Kota Lhokseumawe, berlangsung secara serentak di aula Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Aceh Utara (bekas kantor Bupati Aceh Utara). Pelatihan Cabinet Making terlaksana berkat kerja sama dengan UPTD BLKI Aceh Utara. Sementara itu, Pelatihan Industri Kreatif (Pembuatan Souvenir) merupakan hasil kolaborasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Latansa, Kota Lhokseumawe. Lebih lanjut, pelaksanaan pemagangan di Aceh Utara melibatkan dua perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, S.E., M.Si., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Qifti Reza Kesuma, S.T., menyampaikan dalam sambutannya bahwa ketiga program ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan pengangguran. Pemerintah berupaya membekali para pencari kerja dengan keahlian yang relevan serta membuka peluang bagi mereka untuk menjadi wirausahawan mandiri.

“Para peserta pelatihan dan pemagangan ini ibarat sedang membangun sebuah kapal,” ujar Qifti. “Kapal akan aman jika tertambat di dermaga, meskipun fungsi sebenarnya adalah mengarungi samudra. Oleh karena itu, jadikanlah keterampilan yang akan kalian peroleh sebagai modal untuk mengarungi samudra kehidupan.”

Qifti berharap, melalui pelatihan ini, para peserta mampu menciptakan terobosan baru. Mereka diharapkan tidak lagi bergantung pada bantuan orang lain, melainkan mampu berpikir kreatif tentang bagaimana memasarkan produk yang dihasilkan agar diminati dan dicari oleh konsumen. Ia mencontohkan, dengan adanya perusahaan yang terlibat dalam program ini, peserta dapat memikirkan cara agar produk mereka dapat dimanfaatkan oleh perusahaan sekaligus menjadi sarana promosi yang efektif.

“Program pemagangan dalam negeri ini merupakan wujud terima kasih Pemerintah Aceh, melalui Disnakermobduk Aceh, kepada perusahaan-perusahaan yang bersedia berkontribusi,” lanjut Qifti. “Kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin hendaknya terus berlanjut demi Aceh yang lebih baik.”

Qifti menutup sambutannya dengan harapan agar semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam program pemagangan, bahkan menjadi penyelenggara di wilayah masing-masing. Dengan demikian, kesempatan kerja bagi para pencari kerja akan semakin terbuka lebar. Melalui pemagangan di lingkungan kerja nyata, para peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari keluarga besar perusahaan tempat mereka magang atau memperoleh rekomendasi kerja untuk perusahaan lainnya.

Kepala UPTD BLKI Aceh Utara, Nurul Akmal, mewakili Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan apresiasinya kepada Disnakermobduk Aceh atas perhatian yang diberikan kepada Aceh Utara. Ia menilai berbagai kegiatan yang diselenggarakan Disnakermobduk Aceh membawa angin segar bagi masyarakat Aceh Utara dalam upaya mengurangi angka pengangguran.

“Kami sangat berharap agar perhatian kepada Aceh Utara dapat terus ditingkatkan, baik melalui pelatihan, pemagangan, maupun bimbingan konsultansi produktivitas bagi pengusaha, angkatan kerja, dan pencari kerja,” ungkap Nurul. “Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan pengangguran secara efektif, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak terkait yang mampu berkontribusi, khususnya di Provinsi Aceh.”

Reporter: Aan I Foto: PPID I Editor: bdl

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Sumatera Barat Jadi Laboratorium Nasional Penanganan Bencana Terpadu

24 Februari 2026 - 09:42 WIB

Trending di PEMERINTAHAN