Jakarta [DESA MERDEKA] – Istana Negara menjadi saksi sejarah baru bagi Kabupaten Malaka. Di sela prosesi pelantikan kepala daerah serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025), Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury, memberikan pesan kuat bagi pasangan Stefanus Bria Seran dan Hendrik Melki Simu (SBS-HMS) yang resmi menakhodai Malaka untuk lima tahun ke depan.
Alih-alih sekadar ucapan selamat formal, Ronaldo memanfaatkan momentum nasional ini untuk menegaskan “pekerjaan rumah” besar yang menanti pemimpin baru di daerah perbatasan tersebut. Ia menekankan bahwa pelantikan di Jakarta adalah awal dari pengabdian panjang untuk masyarakat Rai Malaka.
Empat Pilar Pembangunan Malaka
Dalam pesannya, Ronaldo menitipkan empat poin strategis yang harus menjadi prioritas utama pasangan SBS-HMS demi mengubah wajah ekonomi daerah:
- Eksplorasi Kekayaan Alam: Mengelola potensi sumber daya alam Malaka secara optimal dan berkelanjutan.
- Stabilisasi Ekonomi: Mengangkat taraf ekonomi masyarakat yang saat ini dinilai masih fluktuatif.
- Modernisasi Pasar: Menjadikan pasar sebagai pusat perputaran ekonomi yang lebih bergairah.
- Infrastruktur Penunjang: Mempercepat pembangunan infrastruktur yang selama ini menghambat aksesibilitas dan distribusi.
“Selamat dan profisiat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati SBS-HMS. Saya berharap aspirasi masyarakat Malaka benar-benar diperjuangkan. Potensi daerah kita luar biasa, tugas kita adalah menggalinya demi kesejahteraan bersama,” ujar Ronaldo melalui pesan suaranya.
Sinergi untuk Perubahan Positif
Kehadiran Ronaldo di Jakarta bukan sekadar urusan seremonial, melainkan representasi dukungan legislatif terhadap eksekutif. Momen pelantikan serentak oleh Presiden Prabowo ini dianggap sebagai sinyal kuat bagi koordinasi yang lebih solid antara pemerintah pusat dan daerah.
Masyarakat Malaka kini menaruh harapan besar pada duet SBS-HMS. Dengan pengawasan ketat dari DPRD dan visi pembangunan yang jelas, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam memperkecil kesenjangan infrastruktur dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Bangun Desa untuk Negeri


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.