Lebong [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa (Pemdes) Nangai Amen, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, akhirnya menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2023. Kesepakatan ini tercapai setelah melalui musyawarah desa yang berjalan lancar.
Pelaksana Tugas (Pjs) Kepala Desa Nangai Amen, Indra Jaya, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses penetapan APBDes ini. “Syukur Alhamdulillah, penetapan APBDes ini berjalan lancar,” ungkapnya seusai musyawarah.
Bertempat di kantor Desa Nangai Amen, musyawarah desa yang diselenggarakan pada Kamis (25/5/2023) ini menjadi momentum penting bagi perencanaan pembangunan desa. Melalui forum musyawarah ini, Indra Jaya berharap seluruh pihak, terutama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dapat bersama-sama mengawasi dan memperbaiki jika terdapat kekeliruan dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya. “Semua ini kita lakukan demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian acara musyawarah diawali dengan penyampaian Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian rincian pendapatan dan belanja desa tahun 2023 kepada seluruh undangan yang hadir. “Tadi juga ada pembacaan berita acara penetapan APBDes,” imbuh Indra Jaya. Selain itu, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penetapan serta berita persetujuan dari BPD dan Kepala Desa.
Sebagai simbol pengesahan, Ketua BPD Desa Nangai Amen, Amirul Mukiminin, menyerahkan dokumen APBDes yang telah disetujui kepada Kepala Desa. Penyerahan ini disaksikan oleh seluruh peserta rapat yang hadir.
Amirul Mukiminin juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Nangai Amen atas terselenggaranya musyawarah penetapan APBDes ini. “Saya meminta kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di desa,” ujarnya. Dukungan tersebut dapat diwujudkan dengan cara melibatkan diri secara aktif dalam setiap tahapan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.
Turut hadir dalam musyawarah penetapan APBDes ini berbagai unsur penting. Di antaranya adalah perangkat desa, anggota BPD, perwakilan pihak kecamatan, pendamping desa, serta unsur Tripika TNI/POLRI. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam membangun Desa Nangai Amen.
Domisili di Bangka Belitung.
~ Demi masa, sesungguhnya manusia itu merugi, kecuali yang beriman dan berbuat baik. ~
Menulis bukan sekadar menyusun kata, tapi salah satu instrumen menyampaikan kebenaran, edukasi, serta melestarikan nilai-nilai budaya.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.