Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 12 Agu 2025 20:05 WIB ·

Anak Muda Jangan Malu! Ternak Kambing Seni Hasilkan Jutaan


					Anak Muda Jangan Malu! Ternak Kambing Seni Hasilkan Jutaan Perbesar

Sragen, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Budidaya kambing kini tidak lagi identik dengan pekerjaan orang tua di pedesaan. Di tangan para pemuda kreatif, ternak kambing telah bertransformasi menjadi hobi yang menjanjikan, khususnya untuk kambing seni. Melalui kontes kambing yang rutin digelar, para peternak muda ini membuktikan bahwa hobi tersebut bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.

Seorang peternak muda bernama Metaw dari Jombang, Jawa Timur, membawa satu ekor anakan kambing Kaligesing berusia satu bulan kurang satu hari untuk diikutsertakan dalam Kontes Kambing Kaligesing Nasional yang diadakan di Sragen. Meskipun masih sangat muda, kambingnya sudah memiliki kriteria ideal untuk kambing seni, seperti bentuk kepala cembung, telinga panjang, dan postur yang proporsional. “Ini kan nilainya kambing seni. Kalau untuk memenuhi syarat di lapangan kan sudah pantas, Pak. Dari segi kepala, telinga, sama ekor,” ujar Metaw.

Anakan kambing milik Metaw ini merupakan anak keempat dari indukan yang ia silangkan dengan pejantan sendiri. Ia mengungkapkan, kakaknya pernah meraih juara satu di kontes Trenggalek dan laku terjual dengan harga fantastis, mencapai Rp30 juta saat berusia tiga bulan. Saat ini, Metaw mengelola 28 ekor kambingnya secara mandiri, dengan pola pakan rambanan murni dan konsentrat tambahan, seperti singkong.

“Jangan malu untuk beternak. Soalnya hasilnya kalau ditekuni dengan serius ya menghasilkan,” pesan Metaw untuk anak-anak muda lainnya. Dengan konsistensi merawat, ia mampu membagi waktu antara mencari pakan dan merawat kambingnya hingga memiliki kualitas seni.

Pesan serupa juga datang dari Ragil asal Klaten, yang sudah menekuni hobi kontes kambing sejak 2021. Ragil yang kini mengelola 15 ekor kambingnya sendiri menjelaskan, dalam budidaya kambing seni, yang terpenting adalah memilih pejantan unggul karena 90% genetik anak akan mengikuti pejantan.

Untuk kontes kali ini, Ragil membawa anakan berusia satu bulan lebih satu minggu yang sudah menunjukkan potensi menjadi jawara. Anakan ini dirawat secara khusus sejak dini dengan dipisah dari indukannya dan diberi susu kambing murni minimal dua liter per hari. Perawatan intensif ini mencakup pemberian susu empat kali sehari dan mandi minimal dua kali seminggu.

“Daripada kita kerja di pabrik, saya pribadi lebih baik ternak. Yang penting kita tahu metodenya, tahu teorinya. Insyaallah nanti kita bisa penghasilan tiap bulan akan lebih banyak,” kata Ragil. Pengalaman Ragil di berbagai kontes, seperti di Boyolali, Gunungkidul, dan Wonogiri, membuktikan bahwa kambing peliharaannya seringkali masuk dalam 10 besar.

Kisah kedua pemuda ini menunjukkan bahwa ternak kambing bukan sekadar pekerjaan tradisional, tetapi juga sebuah peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan semangat, inovasi, dan manajemen yang baik, hobi ini dapat menjadi sumber penghasilan utama yang menguntungkan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Desa: Benarkah Sawah Terancam?

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di EKBIS