Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 18 Nov 2023 15:11 WIB ·

Ambulans Dua Desa Siap Beroperasi, Ditempatkan di Tirta Makmur


					Ambulance Desa Tirta Mulya dan Tirta Makmur.--ISTIMEWA Perbesar

Ambulance Desa Tirta Mulya dan Tirta Makmur.--ISTIMEWA

Kolaborasi Warga: Ambulans Desa Tirta Mulya-Tirta Makmur Kini Bisa Digunakan

Mukomuko, Bengkulu [DESA MERDEKA] Setelah melalui proses perbaikan yang rampung seratus persen, mobil ambulans hasil kolaborasi dan iuran swadaya warga Desa Tirta Mulya dan Tirta Makmur kini resmi beroperasi kembali. Kehadiran fasilitas penting ini menjadi wujud nyata kekompakan kedua desa dalam memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan.

Ambulans tersebut, yang berfungsi untuk berbagai keperluan, termasuk pengantaran jenazah maupun pasien sakit, kini ditempatkan di kantor Desa Tirta Makmur, sesuai kesepakatan bersama antarwarga. Bahkan, kantor Desa Tirta Makmur telah membangun tempat parkir khusus untuk kendaraan vital tersebut.

Kepala Desa (Kades) Tirta Mulya, Supriyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan warganya. Ia menegaskan, selesainya perbaikan menandai ambulans tersebut siap dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat di dua wilayah tersebut.

“Saat ini mobil ambulans sudah dapat dioperasikan kembali dan siap melayani kebutuhan warga, baik untuk pengantaran jenazah, orang sakit, dan keperluan medis lainnya,” ujar Kades Supriyanto.

Biaya Operasional Segera Dibahas Bersama
Meskipun ambulans telah aktif beroperasi, Kades Supriyanto mengakui bahwa hingga saat ini belum ada regulasi resmi mengenai biaya operasional dan pemeliharaan penggunaan ambulans. Hal ini disebabkan biaya operasional menjadi topik yang memerlukan pembahasan lebih lanjut.

“Memang untuk biaya operasional penggunaan ambulans, regulasinya belum ditetapkan. Hal ini akan segera dibahas dan ditetapkan melalui rapat bersama seluruh tokoh masyarakat serta warga dari Desa Tirta Mulya dan Desa Tirta Makmur pada kesempatan berikutnya,” jelasnya.

Kades menjelaskan bahwa kesepakatan mengenai biaya operasional ini perlu ditetapkan secara kolektif untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan fungsi ambulans dalam jangka panjang. Pengaturan ini diharapkan akan mencakup seluruh aspek penggunaan, mulai dari bahan bakar hingga perawatan rutin.

Wujud Cita-Cita Warga dan Ajakan Merawat Bersama
Lebih lanjut, Kades Tirta Mulya juga mengajak seluruh elemen masyarakat di kedua desa untuk menjaga dan merawat ambulans tersebut bersama-sama. Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan kepemilikan ambulans desa ini bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil jerih payah dan dana swadaya yang terkumpul dari seluruh warga.

“Kami berharap agar ambulans ini mari sama-sama kita rawat. Sebab, perjuangan untuk membelinya lumayan berat. Dengan menjaga dan merawatnya bersama, fasilitas ini dapat terus memberikan manfaat bagi semua warga dalam waktu yang lama,” tutupnya.

Penempatan ambulans di kantor Desa Tirta Makmur merupakan hasil keputusan bersama yang diambil setelah kendaraan tersebut selesai menjalani perbaikan total di bengkel. Kekompakan kedua desa ini menjadi contoh sinergi yang efektif dalam pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM