Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gelombang solidaritas untuk korban bencana alam di Sumatera Barat terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Terbaru, Ikatan Alumni (IKA) SMEA Negeri 2 yang kini dikenal sebagai SMK Negeri 3 Padang, menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan kepada para alumni yang terdampak musibah banjir bandang dan galodo, Jumat (26/12/2025).
Aksi kemanusiaan ini menyasar para anggota keluarga besar alumni yang rumahnya mengalami kerusakan fisik akibat terjangan material galodo beberapa waktu lalu. Berdasarkan pendataan tim di lapangan, terdapat 16 orang alumni yang dikategorikan berhak menerima bantuan karena kediamannya mengalami tingkat kerusakan menengah hingga berat.
Ketua Umum DPP IKA SMEA Negeri 2/SMK Negeri 3 Padang, H. Amasrul, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan wujud nyata dari ikatan kekeluargaan yang kuat. “Penyaluran bantuan ini adalah bentuk rasa kebersamaan kami sebagai satu keluarga besar. Kami ingin rekan-rekan yang terdampak merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Amasrul di sela-sela penyerahan bantuan.

Hingga saat ini, donasi yang berhasil dihimpun melalui sistem zonasi alumni di seluruh penjuru Indonesia telah mencapai lebih dari Rp25 juta. Ketua Panitia Pelaksana, Ardi, menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan secara masif dan terstruktur melalui jaringan alumni di berbagai daerah.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Karena itu, kami bergerak cepat mengumpulkan donasi dari para sahabat alumni di perantauan maupun yang ada di ranah. Respons yang kami terima sangat luar biasa dan penuh antusiasme,” jelas Ardi.
Selain bantuan tunai, panitia yang didukung oleh Ketua Bidang Sosial, Jelbinsosia, dan tim lainnya masih terus membuka pintu donasi bagi pihak yang ingin berkontribusi. Langkah ini diambil mengingat proses pemulihan pascabencana bagi para korban masih membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Pihak panitia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya. Dengan bantuan ini, diharapkan para korban galodo di Sumatera Barat dapat sedikit terbantu dalam memperbaiki hunian mereka serta mendapatkan kekuatan moral untuk bangkit kembali.
Struktur kepanitiaan “IKA Peduli Bencana Sumbar” ini digerakkan oleh tokoh-tokoh alumni seperti Ardi (Ketua), Eri Suryanti (Sekretaris), Ida Reni dan Siti Khainofarita (Bendahara), serta didukung oleh seksi sosial M. Ali Harun dan Sri Fianty.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.