Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 29 Agu 2025 17:36 WIB ·

Alumni LPDP Jadi Kreator Desa di Sumba Barat Daya


					Alumni LPDP Jadi Kreator Desa di Sumba Barat Daya Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Ahmad Riza Patria berpesan kepada peserta Program Pengabdian Alumni Non ASN Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (PANALPDP) untuk aktif mempublikasikan setiap proses pendampingan yang mereka lakukan. Pesan ini disampaikannya dalam acara Pembekalan dan Pelepasan peserta di Operational Room Kemendes PDTT, Jakarta, pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Sebanyak 26 alumni LPDP akan diterjunkan ke Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama enam bulan ke depan. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memajukan desa-desa di sana. Wamendes Ariza menekankan bahwa publikasi proses dan hasil pendampingan sangat penting agar keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia.

“Kalian adalah kreator desa. Dokumentasikan kegiatan kalian, unggah dan sebarkan di jejaring kalian. Jadikan momen ini momen abadi yang bisa memberikan nilai positif bagi kalian,” tegas Wamendes Ariza.

Pemilihan Sumba Barat Daya sebagai lokasi program bukan tanpa alasan. Kabupaten ini berhasil meraih penghargaan sebagai daerah tertinggal terinovatif dalam Inovatif Governance Award 2023. Wamendes berharap, kehadiran para alumni dapat melanjutkan dan bahkan meningkatkan prestasi tersebut.

Lingkup tugas para alumni tidak hanya sebatas pada pemanfaatan potensi desa, tetapi juga membantu mengatasi kekurangan krusial, seperti ketersediaan listrik dan akses internet. Hal ini dinilai penting karena kedua infrastruktur tersebut sangat vital untuk mendorong kemajuan.

“Berikan karya nyata, sekecil apa pun. Entah memperbaiki data desa, membantu usaha kecil, memberi inspirasi anak-anak sekolah, atau memperkuat organisasi masyarakat. Seringkali hal-hal kecil justru meninggalkan jejak yang besar,” ujar Wamendes.

Sebagai bagian dari program ini, para alumni juga ditargetkan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dan pendampingan masyarakat. Dengan terjun langsung ke lapangan, mereka dapat memastikan setiap perencanaan kebijakan selaras dengan kebutuhan dan kondisi riil di desa, sehingga implementasinya menjadi lebih efektif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Berkah Subuh: Gubernur Mahyeldi Bedah Rumah 13 Tahun Lapuk

7 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jihad Data Kemiskinan: Akhiri Bansos Salah Sasaran di Bekasi

5 Maret 2026 - 08:38 WIB

Pantun Jenaka GOW Pangkalpinang Warnai Bakti Sosial Ramadan

4 Maret 2026 - 14:42 WIB

Evi Yandri: Jangan Biarkan Masjid Megah Tapi Sepi Jemaah

4 Maret 2026 - 10:13 WIB

Zakat Produktif Pangkalpinang: Ubah Mustahik Jadi Muzaki Mandiri

4 Maret 2026 - 04:49 WIB

Sisi Humanis Wagub Vasko: Bantuan Tak Ganti Rasa Kehilangan

3 Maret 2026 - 23:57 WIB

Trending di SOSBUD