Aceh Timur, Nangroe Aceh Darussalam [DESA MERDEKA] – Kabar gembira datang bagi ribuan aparatur di Kabupaten Aceh Timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur resmi menggelontorkan dana jumbo sebesar Rp70 miliar guna memacu roda ekonomi menjelang Idulfitri 2026. Anggaran ini tidak hanya menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga menyentuh hingga ke urat nadi desa melalui pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat gampong.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan bahwa proses pencairan telah dimulai sejak Selasa (10/3/2026). Ia menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk merampungkan seluruh transfer dana selambat-lambatnya akhir pekan ini. Langkah cepat ini diambil agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.
Daya Beli ASN: Suntikan 44 Miliar untuk 9.000 Pegawai
Sebanyak Rp44 miliar dialokasikan khusus untuk Tunjangan Hari Raya (THR) lebih dari 9.000 pegawai. Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2026, penerima dana ini mencakup 6.427 PNS, 3.225 PPPK, hingga 40 anggota DPRK serta kepala daerah.
Komponen THR tahun ini meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, hingga tunjangan jabatan berdasarkan penghasilan Februari 2026. Selain itu, para PNS daerah tetap menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) sesuai ketentuan. Suntikan dana ini diharapkan tidak mengendap di tabungan, melainkan berputar di pasar-pasar lokal Aceh Timur untuk mendorong daya beli masyarakat.
Kejutan bagi Perangkat Desa: Siltap Triwulan I Cair Serentak
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Aceh Timur menunjukkan komitmen kuat pada kesejahteraan aparat tingkat bawah. Dana sebesar Rp26 miliar disiapkan untuk melunasi Siltap perangkat gampong periode Januari hingga Maret 2026.
“Anggaran ini meningkat dibanding tahun lalu. Kami ingin memastikan kesejahteraan aparatur hingga tingkat gampong terjaga, mengingat kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri sangat tinggi,” ujar Iskandar. Cairnya Siltap bersamaan dengan THR ASN ini diprediksi akan menciptakan multiplier effect bagi sektor UMKM dan pedagang tradisional di seluruh wilayah Aceh Timur.
Dengan tuntasnya pencairan pekan ini, pemerintah daerah berharap inflasi lokal dapat terkendali karena pasokan dana di tangan masyarakat cukup untuk menghadapi lonjakan harga musiman.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.