Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Kabupaten Malang bersiap mencetak sejarah lewat peluncuran PT LKM Artha Desa pada akhir Juli 2024. Langkah ini menjadi tonggak baru karena menjadi lembaga keuangan mikro pertama di Indonesia yang lahir dari rahim kolaborasi BUMDesa Bersama Lembaga Keuangan Desa (LKD), BUMDesa, dan perorangan.
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, memberikan dukungan penuh terhadap legalitas formal proyek percontohan nasional ini yang kini tinggal menunggu pengesahan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Ini jadi yang pertama kali di Indonesia dan nantinya diharapkan berkembang di daerah-daerah lain,” ujar menteri yang akrab disapa Gus Halim tersebut saat meninjau progres di Malang.
Lahirnya PT LKM Artha Desa, yang nantinya fokus pada klaster usaha simpan pinjam, merupakan jalan keluar konkret bagi nasib aset triliunan rupiah milik eks UPK PNPM Mandiri. Sejak tahun 2021, pemerintah sempat kesulitan mencari payung hukum karena aset tersebut berstatus milik warga dan bersifat privat.
Titik terang akhirnya muncul pasca-disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja yang menetapkan BUM Desa sebagai badan hukum resmi. Regulasi ini sukses mentransformasi sekitar 5.300 eks UPK PNPM Mandiri di seluruh Indonesia menjadi BUMDesa Bersama LKD, termasuk yang kini berkolaborasi membentuk LKM di Malang.
Bupati Malang, HM Sanusi, mengapresiasi kawalan langsung dari Kementerian Desa. Ia berharap kehadiran lembaga keuangan ini mampu mempercepat realisasi kemandirian ekonomi di wilayahnya.
Pertemuan strategis ini juga dikawal langsung oleh Kepala BPI Kemendes Ivanovich Agusta, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa Widarjanto, jajaran Pemkab Malang, serta perwakilan OJK.
Team Redaksi Untuk Kiriman Rilis Berita
Email : mydesamerdeka@gmail.com


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.