Tapin, Kalimantan Selatan [DESA MERDEKA] – Usia 57 tahun jelas bukan waktu yang pendek bagi sebuah desa untuk sekadar bertahan. Di usia matang ini, pembangunan Desa A Yani Pura, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, kini ditantang untuk melompat lebih tinggi menuju kemandirian ekonomi dan infrastruktur, bukan lagi sekadar bergantung pada program pemerintah.
Pesan kuat ini mengemuka saat Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, menghadiri peringatan ulang tahun ke-57 desa tersebut di Gedung Serba Guna Desa A. Yani Pura, Senin (18/5/2026). Momentum potong tumpeng ini menjadi alarm pengingat bahwa roda pembangunan desa hanya bisa berputar cepat jika warga tidak melupakan esensi gotong royong.
“Hari jadi desa harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam membangun daerah,” ujar Juanda di hadapan warga dan tokoh masyarakat.

Menurut Juanda, potret kemajuan yang dinikmati warga hari ini merupakan buah keringat para tokoh pendiri terdahulu yang dirawat oleh kekompakan masyarakat. Namun, tantangan ke depan jauh lebih kompleks. Desa A Yani Pura dituntut mampu mengoptimalkan potensi lokal di sektor ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat agar warganya semakin sejahtera.
Urusan membangun wilayah, lanjutnya, mustahil sukses jika hanya menjadi beban sepihak pemerintah. Partisipasi aktif warga adalah bahan bakar utamanya. Peringatan yang berlangsung meriah dalam nuansa kebersamaan ini juga dihadiri oleh Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Plt. Camat Binuang Hj. Aminah, Camat Hatungun, serta jajaran Muspika Kecamatan Binuang.
Di akhir acara, Wakil Bupati Tapin kembali mengingatkan bahwa stabilitas keamanan dan kerukunan antarwarga adalah fondasi mutlak. Tanpa suasana kondusif, cetak biru pembangunan desa yang maju dan berdampak positif bagi kawasan sekitar Binuang hanya akan menjadi rencana di atas kertas.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.