Sukabumi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Balai Desa Sundawenang berubah menjadi pusat inkubasi bisnis pada Rabu (8/4/2026). Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan kewirausahaan intensif untuk memastikan produk lokal desa tidak hanya bertahan, tetapi mampu menguasai pasar digital yang kian kompetitif.
Kepala Dinas DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuti Harahap, menegaskan bahwa inovasi adalah harga mati bagi pelaku usaha desa. “UMKM harus mampu berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya di hadapan para pengusaha lokal Kecamatan Parungkuda.
Membedah Strategi Pemasaran Modern
Pelatihan ini bukan sekadar seremonial. Menghadirkan pendamping UMKM berpengalaman, Deri Darmawan dan Tasya Trisnafitriana, para peserta dibekali ilmu praktis mengenai manajemen usaha dan teknik pemasaran efektif. Fokus utamanya adalah bagaimana mengubah produk rumahan menjadi barang bernilai saing tinggi melalui sentuhan teknologi.
Kepala Desa Sundawenang, Wahid, menyambut baik intervensi pemerintah ini sebagai langkah nyata meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan manajemen yang lebih tertata dan pemasaran digital, diharapkan UMKM Sundawenang bisa berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menuju Kemandirian Ekonomi Desa
Antusiasme peserta menunjukkan adanya gairah besar untuk maju. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga dasar-dasar pengembangan produk yang sesuai dengan dinamika pasar saat ini. Komitmen DKUKM Kabupaten Sukabumi ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain untuk mulai serius menggarap potensi ekonomi berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
Kemandirian ekonomi desa kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan hasil dari kolaborasi nyata antara kebijakan pemerintah kabupaten dan semangat kewirausahaan di tingkat akar rumput.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.