Kota Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Safari Ramadan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Masjid Taubah, Kota Solok, Sabtu (28/2/2026), menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan gerak pembangunan antara provinsi dan kota. Melalui bantuan total senilai ratusan juta rupiah, Gubernur menegaskan bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari sinergi kebijakan yang tepat sasaran di tingkat akar rumput.
Gubernur Mahyeldi membawa misi besar dengan menyalurkan bantuan pendidikan dari Baznas Sumbar sebesar Rp325 juta untuk siswa SMA/SMK/SLB se-Kota Solok. Selain itu, Masjid Taubah mendapat suntikan dana hibah Rp50 juta, ditambah dukungan dari Bank Nagari dan ASN Pemprov Sumbar berupa bantuan operasional serta puluhan mushaf Al-Qur’an.
Bukan Sekadar Seremonial
Sebelum menyapa jemaah di Perumahan Green Hills, Mahyeldi terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Pemerintah Kota Solok. Langkah ini diambil untuk memastikan program strategis pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan demi efektivitas anggaran dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Safari Ramadan ini adalah ruang pertemuan kita. Pemerintah hadir bukan untuk seremoni, tapi untuk mendengar dan memastikan program benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Mahyeldi di hadapan jemaah.
Benteng Karakter di Era Digital
Gubernur memberikan perhatian khusus pada peran masjid dan mushala sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda. Di tengah gempuran teknologi yang kompleks, ia menilai masjid harus bertransformasi menjadi wadah penempaan akhlak bagi calon pemimpin masa depan.
Senada dengan itu, Wali Kota Solok mengapresiasi sinergi ini sebagai langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045. Penguatan pendidikan dan karakter anak muda di Kota Solok menjadi prioritas bersama agar mereka siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal iman dan ilmu yang seimbang.
Penyaluran bantuan kemanusiaan juga diberikan kepada petugas masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga rumah ibadah. Kehadiran jajaran OPD dari provinsi dan kota dalam agenda ini mempertegas bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama kesuksesan pembangunan di Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.