Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 21 Feb 2026 03:36 WIB ·

Kejutan Safari Ramadan Vasko Ruseimy Benahi Rumah Kayu Linda


					Kejutan Safari Ramadan Vasko Ruseimy Benahi Rumah Kayu Linda Perbesar

Payakumbuh, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum paling emosional bagi Linda Rianti (45). Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, muncul di depan pintu rumah kayunya yang memprihatinkan di Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara, Jumat (20/2/2026). Kedatangan mendadak ini mengubah nestapa keluarga kecil itu menjadi tawa penuh syukur.

Linda, yang tinggal bersama suaminya, Zelmi (50), dan tiga anak usia sekolah, selama empat tahun terakhir harus bertahan di rumah yang jauh dari kata layak. Dinding kayu rumah mereka hanya dilapisi seng bekas seadanya, sementara bagian langit-langit (loteng) dipenuhi lubang yang menganga.

Solusi Cepat untuk Tunggakan Sekolah
Kunjungan ini tidak hanya soal fisik bangunan. Wagub Vasko menemukan fakta menyedihkan bahwa salah satu anak Linda menunggak biaya sekolah selama 10 bulan di SMP Darussalam Aulia karena himpitan ekonomi. Mendengar hal tersebut, Vasko langsung melakukan langkah taktis di lokasi.

Ia menginstruksikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang turut hadir dalam rombongan, untuk segera melunasi tunggakan tersebut. “Pak Wawa, tunggakan biaya sekolah ini saya minta tolong dibantu pelunasannya,” tegas Vasko, memastikan pendidikan anak tersebut tidak terhenti hanya karena masalah biaya.

Bantuan Tunai dan Harapan Baru
Sebagai bentuk aksi nyata, Vasko menyerahkan bantuan bedah rumah melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Baznas Sumbar senilai Rp25 juta. Selain bantuan konstruksi, paket sembako juga diberikan untuk meringankan beban harian keluarga penggembala kambing ini.

“Sekarang rasanya saya seperti bermimpi. Tanpa pemberitahuan, tiba-tiba Pak Wagub datang membawa bantuan,” ungkap Linda dengan mata berkaca-kaca. Selama ini, keluarganya mengaku belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan rumah meski kondisi ekonomi mereka sangat terbatas.

Warga setempat, Fadli (48), menilai aksi jemput bola yang dilakukan Pemprov Sumbar melalui Safari Ramadan ini sangat tepat sasaran. Menurutnya, keluarga Linda memang sudah lama mendambakan tempat tinggal yang lebih sehat namun tak berdaya secara finansial.

Intervensi langsung ini menunjukkan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan instrumen pemerintah untuk memotret kemiskinan secara riil dan memberikan solusi instan di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Danantara-Sumbar: Hilirisasi Gambir dan Kelapa Jadi Prioritas

16 April 2026 - 08:08 WIB

Pangkalpinang Genjot Serapan APBD Tanpa Bebani Dompet Rakyat

16 April 2026 - 05:08 WIB

Stabilitas Politik: Fondasi Utama Percepatan Pembangunan Desa

15 April 2026 - 20:30 WIB

Mahyeldi Serap Ilmu Tokoh Dunia Demi Pimpin Sumbar

15 April 2026 - 19:17 WIB

Duplikasi Model Pariaman: Petani Desa Sumbar Tembus Pasar Jakarta

15 April 2026 - 18:07 WIB

Paradoks Pesisir Selatan: Kaya Alam Namun Masih Daerah Miskin

13 April 2026 - 11:03 WIB

Trending di PEMDA