Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 9 Feb 2026 16:48 WIB ·

Betonisasi Griya Syahlinar Cair, Muhidi Borong Aspirasi Bakso Lokal


					Betonisasi Griya Syahlinar Cair, Muhidi Borong Aspirasi Bakso Lokal Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Harapan warga Perumahan Griya Syahlinar, Kelurahan Lubuk Minturun, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya menemui titik terang. Dalam kunjungan reses Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, Kamis (5/2/2026), dipastikan bahwa proyek betonisasi jalan kompleks tersebut akan segera direalisasikan pada tahun anggaran 2026 ini.

Kepastian ini menjadi jawaban atas usulan warga yang telah diperjuangkan sejak tahun 2025. Muhidi menegaskan bahwa kawalan terhadap anggaran infrastruktur adalah prioritas, terutama bagi lingkungan yang menunjukkan kekompakan luar biasa dalam mengawal pembangunan dari tingkat bawah.

“Untuk betonisasi jalan ini, insyaallah dikerjakan tahun 2026. Aspirasi lainnya yang baru masuk hari ini akan kita dorong untuk masuk di anggaran 2027,” ujar Muhidi di tengah antusiasme warga yang memadati lokasi reses.

Bukan Sekadar Jalan, UMKM Perikanan Jadi Incaran
Sudut pandang menarik dalam reses kali ini adalah perhatian Muhidi terhadap ketahanan ekonomi mikro. Selain infrastruktur fisik, warga Lubuk Minturun mulai melirik potensi sektor perikanan dan kuliner rumahan sebagai penggerak ekonomi keluarga pascabencana hidrometeorologi.

Dialog berlangsung cair ketika seorang warga memperkenalkan produk Bakso GSR (Griya Syahlinar). Muhidi melihat hal ini bukan sekadar konsumsi warga, melainkan aset kreatif yang butuh sentuhan pembinaan formal agar bisa naik kelas. Selain kuliner, dukungan alat bagi UMKM sektor perikanan juga menjadi catatan merah yang akan dibawa ke meja penganggaran DPRD.

Kawal Musrenbang Hingga Meja Dewan
Muhidi menjelaskan kepada warga bahwa aspirasi tidak turun dari langit, melainkan hasil dari rantai birokrasi yang panjang mulai dari RKPD, rembuk warga di tingkat RW, hingga Musrenbang kecamatan. Peran DPRD adalah memastikan suara-suara di tingkat RT/RW tersebut tidak “hilang” saat penyusunan anggaran final.

“Kalau masyarakat sudah kompak dan bersatu, tidak ada pembangunan yang tidak bisa kita wujudkan. Kebersamaan di tingkat kelurahan adalah modal utama kami di DPRD untuk memperjuangkan anggaran,” tambahnya.

Kunjungan ini juga menyoroti kebutuhan mendesak penanganan longsor dan perbaikan drainase yang terputus akibat cuaca ekstrem. Muhidi berjanji akan mengawasi setiap tahapan agar pemulihan akses jalan warga tidak tertunda lebih lama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sampah Jadi Berkah, Strategi Sumbar Menuju Indonesia Asri

6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di PEMDA