Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menjadi jawara lingkungan bukan sekadar urusan kebersihan fisik, melainkan soal kedalaman hubungan antarwarga. Hal inilah yang dibuktikan oleh warga RT 03 Perumahan Rahaka Griya Permai, Kelurahan Lubuk Buaya. Menyambut bulan suci Ramadan, sang peraih Juara I Gotong Royong pada Padang Rancak Award 2025 ini menggelar syukuran sekaligus “audit hati” melalui penguatan silaturahmi, Minggu (8/2/2026).
Ketua RW 03, Feri Fernanda, menegaskan bahwa kekompakan warga adalah aset termahal yang mereka miliki. Prestasi yang diraih pada tahun lalu diharapkan menjadi bahan bakar semangat untuk menghadapi penilaian Padang Rancak Award berikutnya pada Maret 2026 mendatang.
“Prestasi ini hasil kerja kolektif. Menjelang Ramadan, semangat gotong royong ini harus naik kelas menjadi kepedulian sosial yang lebih dalam,” ujar Feri di sela-sela acara yang berlangsung hangat tersebut.
Menyembuhkan “Penyakit Hati” Antartetangga
Ada sisi menarik dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Mulyadi Muslim, Anggota DPRD Kota Padang, dalam acara tersebut. Ia menyentil fenomena digital saat ini, di mana orang lebih gemar mengirim pesan permohonan maaf via WhatsApp ke kerabat jauh, namun abai bertegur sapa dengan tetangga di sebelah rumah.
“Banyak yang menganggap silaturahmi itu mudah, tapi faktanya banyak saudara kandung atau tetangga bertahun-tahun tidak saling menyapa. Jangan sampai pesan maaf dikirim ke orang jauh, tapi ke tetangga justru terlewat,” ungkap Ustadz Mulyadi.
Menurutnya, indikator keberhasilan sebuah lingkungan bukan hanya pada piala penghargaan, melainkan pada hilangnya persoalan hati di antara warga. Silaturahmi yang kokoh diyakini sebagai kunci pembuka pintu rezeki dan panjang umur.
Persiapan Mental Menuju Ramadan
Kegiatan syukuran ini menjadi momentum transisi dari aktivitas fisik (gotong royong lingkungan) menuju aktivitas spiritual (pembersihan jiwa). Warga diajak untuk menyucikan jiwa agar mampu meraih keagungan Ramadan dengan maksimal.
Dengan mempererat persaudaraan, warga RT 03 Lubuk Buaya tidak hanya siap mempertahankan gelar juara di tingkat kota, tetapi juga siap menyambut bulan puasa dengan kondisi batin yang tenang dan harmonis.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.