Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 3 Feb 2026 07:03 WIB ·

Satu Bocah Hilang di Pantai Cemara, Malaka Siaga Satu


					Tim gabungan Basarnas NTT dan Polres Malaka melakukan pencarian korban di Perairan laut Timor bagian selatan, ( dok, hasil tangkapan layar video) Perbesar

Tim gabungan Basarnas NTT dan Polres Malaka melakukan pencarian korban di Perairan laut Timor bagian selatan, ( dok, hasil tangkapan layar video)

Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Keheningan Pantai Cemara di Desa Abudenok, Kabupaten Malaka, pecah seketika pada Minggu (1/2/2026). Seorang anak laki-laki dilaporkan hilang terseret arus laut selatan yang dikenal ganas. Insiden ini memicu operasi penyelamatan darurat skala besar yang menyatukan personel profesional dan kearifan lokal warga pesisir.

Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas NTT, Polres Malaka, dan Pemerintah Daerah setempat langsung berjibaku melawan waktu. Mereka melakukan penyisiran intensif di sepanjang garis pantai hingga menembus perairan laut selatan.

Solidaritas di Garis Pantai
Keterlibatan masif masyarakat lokal menjadi hal yang patut dicatat dari peristiwa ini. Warga yang memahami karakter arus dan titik-titik palung di Pantai Cemara menjadi penunjuk jalan bagi tim SAR. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dalam situasi kritis, teknologi penyelamatan harus bersinergi dengan pengetahuan medan dari warga setempat.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ginanjar, mengonfirmasi bahwa seluruh kekuatan lintas instansi telah dikerahkan. “Pencarian dilakukan secara gotong royong. Kami membagi tim untuk menyisir daratan pesisir dan memantau koordinat laut yang dicurigai,” jelasnya melalui pesan singkat.

Peringatan Keras Arus Selatan
Hingga saat ini, upaya evakuasi masih terus berlangsung. Cuaca dan karakteristik gelombang laut selatan yang tidak menentu menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Personel gabungan tampak terus menyusuri tiap jengkal area terdampak guna menemukan keberadaan korban.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi wisatawan maupun warga lokal. Otoritas setempat kembali mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di bibir pantai, mengingat perubahan arus laut bisa terjadi secara mendadak dan mematikan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Satu tanggapan untuk “Satu Bocah Hilang di Pantai Cemara, Malaka Siaga Satu”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM