Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 2 Feb 2026 18:58 WIB ·

Hasan Mizih: Jembatan Aspirasi Warga di Parlemen Desa Bantarjaya


					Hasan Mizih: Jembatan Aspirasi Warga di Parlemen Desa Bantarjaya Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, mulai memanas dengan munculnya wajah-wajah baru yang membawa misi segar. Salah satunya adalah Hasan Mizih, tokoh muda yang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi BPD keterwakilan wilayah Dusun 1.

Bukan sekadar mengejar jabatan, Hasan memandang BPD sebagai “Parlemen Mikro” yang memiliki otoritas vital dalam menentukan arah kebijakan anggaran dan pembangunan desa. Ia menilai, selama ini fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi sering kali tersumbat karena kurangnya komunikasi aktif antara lembaga dan warga.

“BPD adalah mitra sekaligus penyeimbang pemerintah desa. Saya maju karena ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir di balai desa benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya warga Dusun 1,” tegas Hasan Mizih, Senin (2/2/2026).

Pengawasan Ketat dan Transparansi Anggaran
Hasan menekankan bahwa peran BPD di masa depan harus lebih transparan dan bertanggung jawab. Ia berkomitmen untuk merombak cara kerja komunikasi tradisional menjadi lebih terbuka. Baginya, fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan akuntabilitas penggunaan dana desa tepat sasaran.

Komitmen yang ditawarkan Hasan mencakup tiga pilar utama:

  • Advokasi Aspirasi: Menjamin setiap keluhan warga Dusun 1 sampai ke meja pembahasan desa.
  • Transparansi Kebijakan: Mendorong keterbukaan informasi publik terkait rencana pembangunan desa.
  • Pengawasan Independen: Memastikan fungsi kontrol terhadap kinerja kepala desa berjalan sesuai aturan.

Ajakan Partisipasi Demokrasi Desa
Menjelang hari pemilihan, Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat di Dusun 1 untuk tidak golput. Ia percaya bahwa kualitas pemerintahan desa yang demokratis dan berkeadilan sangat bergantung pada pilihan masyarakat terhadap wakil mereka di BPD.

“Demokrasi desa adalah fondasi kemajuan. Saya mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan ini. Mari kita wujudkan Desa Bantarjaya yang lebih transparan dan mandiri bersama-sama,” pungkasnya.

Dengan latar belakang niat pengabdian yang kuat, kehadiran Hasan Mizih diharapkan mampu membawa warna baru bagi dinamika politik lokal di Kabupaten Bekasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Trending di KABAR DESA