Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 31 Jan 2026 12:42 WIB ·

Wagub Jihan Targetkan Desa Lampung Jadi Pusat Industri Mandiri


					Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memberi keterangan terkait pengembangan industri di desa. (Image courtesy:ANTARA) Perbesar

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memberi keterangan terkait pengembangan industri di desa. (Image courtesy:ANTARA)

Lampung Selatan, Lampung [DESA MERDEKA] – Desa di Provinsi Lampung kini tak lagi hanya menjadi penonton dalam laju industri besar. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, tengah menyiapkan strategi besar untuk mengubah wajah 2.446 desa di wilayahnya menjadi pusat ekonomi produktif melalui integrasi Program Desa Industri Mandiri dan Desaku Maju.

Langkah berani ini bertujuan untuk memangkas jarak antara korporasi raksasa dengan pelaku usaha kecil di akar rumput. Jihan menegaskan bahwa ekonomi desa harus menjadi subjek utama dalam rantai pasok industri nasional, bukan sekadar penyedia lahan.

“Kami ingin kerja sama industri ini sifatnya langsung menyentuh masyarakat desa atau UMKM kecil. Dampak dan manfaatnya harus dirasakan seketika di tingkat rumah tangga,” ujar Jihan Nurlela di Lampung Selatan, Jumat (30/1/2026).

Menjadikan Raksasa Industri sebagai “Kanopi” UMKM
Salah satu poin penting dalam visi Jihan adalah mendorong perusahaan besar, seperti Japfa Comfeed, untuk berperan sebagai mitra pelindung atau “kanopi” bagi UMKM lokal. Melalui pola kemitraan ini, industri besar tidak hanya beroperasi di wilayah Lampung, tetapi wajib membina dan menyerap produk unggulan dari desa-desa sekitarnya.

Integrasi ini menyatukan dua kekuatan utama:

  • Desa Industri Mandiri (Pusat): Fokus pada peningkatan kapasitas, kualitas, dan daya saing industri kecil sesuai potensi desa.
  • Desaku Maju (Provinsi): Fokus pada infrastruktur dasar, penguatan SDM, hingga akses pemasaran produk unggulan di ribuan desa Lampung.

Pemprov Sebagai Dirigen Ekonomi Desa
Pemerintah Provinsi Lampung nantinya akan berperan sebagai koordinator atau “dirigen” yang mengatur irama kemitraan tersebut. Jihan menekankan pentingnya koordinasi dalam penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR) agar lebih tepat sasaran dan terintegrasi dengan kebutuhan nyata warga desa.

“Kami segera menghadap ke kementerian agar program pusat dan daerah ini sinkron. Ini adalah upaya kita untuk memastikan kedaulatan ekonomi dimulai dari desa,” tambahnya.

Melalui skema ini, kemajuan infrastruktur dasar desa yang didorong oleh Program Desaku Maju akan langsung berkelindan dengan standar kualitas industri mandiri. Hasilnya, produk desa Lampung diharapkan tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga layak masuk dalam standar produksi industri global.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Mulus Limau Manis: Syukuran Warga atau Lonceng Kematian Desa?

1 November 2026 - 00:04 WIB

Solusi Roda Tiga Pangkas Tani dan Karhutla Kapuas

29 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Jalur Tikus Transaksi Gelap Mengurung Ratusan Desa Sumbar

24 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Rentetan Krisis Hantam Sumbar, Perda Ketahanan Keluarga Diuji

19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Menantang Bukit Limau Manis, Jalan Fisika Padang Akhirnya Diaspal

19 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Jawab Warning KPK, Sumbar Rombak Aliran Anggaran Pascabencana

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Trending di KABAR PEMDA