Ponorogo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna bersama tokoh masyarakat Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi damai di pendopo balai desa setempat, Minggu (21/12/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas rencana pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai akan menggusur lapangan desa.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak menolak kehadiran koperasi tersebut, namun keberatan jika pembangunannya dilakukan di atas lapangan. Selama ini, lapangan tersebut merupakan satu-satunya pusat kegiatan olahraga dan ruang publik bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Gajah.
“Kami tidak menolak pembangunan kantor KDMP. Namun, kami menolak tegas lokasinya jika harus dibangun di atas lapangan. Ini adalah pusat kegiatan pemuda dan masyarakat,” ujar Erwan, koordinator aksi damai tersebut.
Pemdes Dukung Aspirasi Warga
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Gajah, Agus Wijaya, memberikan klarifikasi bahwa pihak Pemerintah Desa (Pemdes) sebenarnya telah menyiapkan lahan alternatif. Menurutnya, rencana lokasi pembangunan di atas lapangan bukanlah keinginan pihak desa.
“Pembangunan kantor KDMP di atas lapangan itu bukan kehendak desa, melainkan usulan dari pihak TNI. Pihak desa sendiri sebenarnya sudah menyediakan lahan yang sangat strategis di sebelah barat lapangan hasil dari Musyawarah Desa (Musdes),” jelas Agus Wijaya.
Agus menambahkan bahwa Pemdes, BPD, dan tokoh masyarakat sebelumnya telah menyepakati penggunaan Tanah Kas Desa (TKD) di sebelah barat Lapangan Jambe sebagai lokasi kantor koperasi. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa Pemerintah Desa mendukung penuh aspirasi pemuda dan akan menyampaikan keberatan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
Pentingnya Ruang Publik Desa
Persoalan ini menyoroti pentingnya perlindungan fasilitas umum di tingkat nagari atau desa. Bagi warga Desa Gajah, lapangan bukan sekadar lahan kosong, melainkan aset sosial untuk interaksi warga.
Warga berharap koordinasi antara instansi terkait, termasuk pihak TNI dan pemerintah daerah, dapat berjalan lebih harmonis tanpa mengorbankan fasilitas olahraga yang sudah ada. Pemerintah Desa Gajah berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini agar pembangunan ekonomi melalui koperasi tetap berjalan tanpa harus menghilangkan ruang publik masyarakat.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.