Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

EKBIS · 18 Nov 2025 16:35 WIB ·

Harga Kebutuhan Pokok di Sumbar Stabil Jelang Nataru


					Harga Kebutuhan Pokok di Sumbar Stabil Jelang Nataru Perbesar

Mendag dan Gubernur Pastikan Pasokan Pangan Sumbar Aman Hingga Akhir Tahun

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memastikan harga kebutuhan pokok di daerah tersebut tetap stabil dan pasokan pangan aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Peninjauan langsung ini dilakukan di Pasar Raya Padang pada Selasa, 18 November 2025, sebagai bagian dari upaya menjaga ketenangan masyarakat dan rantai pasok pangan.

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa kondisi harga sejauh ini terkendali. Hasil dialognya dengan para pedagang menunjukkan tidak ada gejolak signifikan.

“Fokus utama kita adalah menjaga ketenangan masyarakat. Alhamdulillah, harga stabil dan pasokan aman. Ini adalah hasil sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak terkait,” ujar Mahyeldi.

Harga di Pasar Raya Padang Sesuai HET
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peninjauan harga ke pasar tradisional adalah agenda rutin Kementerian Perdagangan. Menurutnya, harga sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Raya Padang masih berada pada level yang sangat layak dan terjangkau.

“Tadi kami mengecek langsung harga cabai, bawang, telur, dan komoditas penting lainnya. Semuanya masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Aktivitas jual beli di pasar juga tampak hidup, yang menandakan ekosistem perdagangan di sini berjalan dengan baik,” kata Mendag Budi Santoso.

Secara nasional, Mendag memastikan bahwa stok bahan pokok untuk menghadapi Nataru relatif aman. Ia menambahkan bahwa Bulog dan BUMN Pangan akan terus memperkuat jalur distribusi untuk komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng agar harganya tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Pelepasan Ekspor Gambir Sumbar ke India
Usai meninjau pasar, Mendag dan Gubernur Mahyeldi melanjutkan kegiatan dengan agenda pelepasan ekspor. Mereka menjadwalkan pelepasan ekspor gambir Sumbar ke India yang dilaksanakan di Halaman Istana Gubernuran.

Sebanyak 27 ton gambir yang berasal dari Sumbar akan dikirim ke India melalui PT Salimbado Jaya Indonesia. Agenda ini sekaligus menunjukkan peran penting Sumbar dalam komoditas perkebunan dan perdagangan internasional, di samping fokus pada stabilitas pangan domestik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dialog Sawit: Cara Sumbar Hindari Gesekan Pajak Air Permukaan

11 April 2026 - 12:27 WIB

Pajak Air Sawit: Antara Keuntungan Perusahaan dan Hak Desa

11 April 2026 - 12:08 WIB

UMKM Sundawenang Naik Kelas: Strategi Digital di Balai Desa

11 April 2026 - 02:09 WIB

Jangan Tunggu Viral: Merek Adalah Perisai UMKM Desa

7 April 2026 - 20:16 WIB

Menenun Identitas Ranah Minang Melalui Proteksi Kekayaan Intelektual

6 April 2026 - 16:41 WIB

Pemuda Kepulungan Pilih Bebek: Solusi Cuan Luar Pabrik

6 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di EKBIS